Beredar Video 3 Siswa Papua Mundur dari Pendidikan Militer

Jum'at, 27 Desember 2019 - 15:10 WIB
Beredar Video 3 Siswa...
Beredar Video 3 Siswa Papua Mundur dari Pendidikan Militer
A A A
JAYAPURA - Beredar video tiga siswa Papua yang ingin mundur dari pendidikan militer yang dipublikasikan di akun facebook manuel matemko. Dalam tayangan berdurasi 7 menit 15 detik tersebut terlihat tiga orang siswa yang mengalami mental down sehingga ingin mundur dari pendidikan militer . Lalu seorang pembina/pelatih memberikan motivasi terhadap siswa tersebut.

TNI memberikan penjelasan mengenai video tersebut. Dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, TNI menjelaskan bahwa dalam setiap proses pendidikan militer akan berlaku hukum seleksi alam. Bagi mereka yang memiliki jiwa yang kuat, tahan menderita dan teguh pada pendirian akan sukses dalam menjalani pendidikan dan kokoh dalam mengemban segala tugas dan tanggung jawab seberat apapun tantangan yang dihadapinya sebagai seorang prajurit kesatria. (Baca juga: Beredar Video Pengakuan Pilot Pesawatnya Ditembaki OPM di Beoga Papua)

Tetapi bagi mereka yang bermental lemah, cengeng dan pengecut serta penakut dengan sendirinya akan tersisi dan terseleksi. Karena hanya orang-orang yang bermental baja yang mampu menghadapi berbagai tantangan.

Perlu juga ditegaskan bahwa dalam rekrutmen anggota TNI tidak ada unsur paksaan bagi siapapun, mungkin saja ada dorongan dari personel TNI di wilayah atau dari pihak manapun, tetapi bukan berati dalam bentuk paksaan apalagi ancaman.

Setiap calon TNI akan mengajukan lamaran secara sukarela, dan akan menandatangani surat kesanggupan mengikuti pendidikan dan melaksanakan tugas sebagai prajurit TNI serta siap ditempatkan di manapun di seluruh wilayah NKRI.

Setiap peserta akan menjalani serangkaian tes yang sangat ketat dan faktanya tidak semua yang mendaftar pasti lulus dan sukses menjadi seorang prajurit. Sistem seleksi yang dihadapi tidak hanya pada masa rekrutmen, tetapi seleksi akan terus berjalan baik dalam pendidikan maupun dalam penugasan sebagai prajurit TNI kelak.

Namun demikian khusus di Papua TNI membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra putri Papua untuk menjadi anggota TNI. Karena itu khusus orang Papua standar tes akan diturunkan tampa mengabaikan stadar pokok yang sudah ditetapkan. (Baca juga: 2 Prajurit TNI Gugur saat Jaga Keamanan Warga Papua yang Akan Rayakan Natal)

TNI membuka peluang yang sangat luas bagi orang Papua dengan rasio perbandingan 80% peluang untuk orang Papua dan hanya 20% peluang bagi non-Papua yang mendaftar di wilayah Kodam XVI/Cenderawasih.alam tayangan video tersebut terlihat tiga orang siswa yang mengalami mental down sehingga ingin mundur dari pendidikan militer.

Seorang pembina/pelatih memberikan motivasi dengan memerankan dirinya sebagai Kakak terhadap adik, orang tua terhadap anak dan sebagai sahabat dalam seperjuangan mau dengan sabar mendengar isi hati dan keluhan serta keinginan anak didiknya. Kemudian pelatih tersebut memberikan motivasi dengan pendekatan religius keagamaan maupun pendekatan lain yang dapat menyentuh hati para siswahttps://nasional.sindonews.com/read/1429459/14/ksad-berharap-enzo-dan-taruna-lain-bisa-lalui-pendidikan-akmil-1565686291
(shf)
Berita Terkait
Warga Papua Serahkan...
Warga Papua Serahkan Senjata Api dan Amunisi ke Satgas Yonif 411/Pdw
Mimpi Rony Kabarjay...
Mimpi Rony Kabarjay Yatim Piatu Suku Yeinan Terwujud dengan Lulus Test Prajurit TNI AD
Pascabentrok Oknum Polisi-TNI,...
Pascabentrok Oknum Polisi-TNI, Bupati Mamberamo Raya Minta Jangan Tebar Hoaks
Prajurit Kostrad Ini...
Prajurit Kostrad Ini Rawat Mbah Ompong yang Hidup Sebatang Kara di Papua
Kapolda Perintahkan...
Kapolda Perintahkan Semua Senjata Api Anggota Polres Membramo Raya Ditarik
Pangdam XVII/Cenderawasih:...
Pangdam XVII/Cenderawasih: Selamat Datang Paskhas TNI AU di Tanah Papua
Berita Terkini
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
47 menit yang lalu
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
49 menit yang lalu
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
1 jam yang lalu
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
2 jam yang lalu
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
3 jam yang lalu
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
3 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved