PLTA Batangtoru Tapsel, Salah Satu Investasi Indonesia di Sektor Hijau Energi

Kamis, 26 Desember 2019 - 20:09 WIB
PLTA Batangtoru Tapsel,...
PLTA Batangtoru Tapsel, Salah Satu Investasi Indonesia di Sektor Hijau Energi
A A A
Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru di Kabupaten Tapanuli Selatan , Sumatera Utara merupakan salah satu investasi besar Indonesia di sektor energi hijau.

Wajar saja, PLTA ini memiliki kapasitas 510 MW. Proyek ini dibangun oleh PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) yang merupkan bagian dari program strategis nasional Indonesia untuk membangun sejumlah pembangkit listrik dengan total kapasitas 35.000 MW.

Pembangunan PLTA Batangtoru juga sebagai bentuk dukungan kepada Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang menekankan pentingnya komitmen dan dukungan swasta dalam mengurangi emisi karbon.

Pada COP 25 di Madrid pada 2-13 Desember 2019, PBB mengapresiasi komitmen sektor swasta yang baru bergabung dan menambahkan jumlah investasi hingga mendekati US$ 4 triliun untuk mencapai target zero emission pada 2050.

Sebelumnya, ada 177 perusahaan telah menyatakan komitmennya membantu memerangi perubahan iklim dengan nilai investasi US$ 2,8 triliun. Para pelaku sektor swasta dengan investasi hijaunya telah menjadi bagian penting dari aksi global menghadapi perubahan iklim.

Communications and External Affairs Director PT NSHE Firman Taufick mengatakan, ada tiga manfaat utama dari investasi hijau seperti yang ada pada pembangunan PLTA Batang Toru. Pertama dari sisi ekonomi, penggunaan tenaga air berarti tidak memerlukan pembelian bahan bakar secara terus-menerus.

"Secara otomatis, PLTA Batangtoru dapat mendukung menghemat pengeluaran devisa hingga 400 juta dollar AS per tahun," ujarnya dalam keterangan resminya.

Selanjutnya, kehadiran PLTA Batangtoru akan menambah pasokan listrik energi bersih ke Sumatera Utara. Pembangkit listrik ini akan berkontribusi 15% dari kebutuhan listrik beban puncak Sumatera Utara. Ketiga, berkontribusi pada pengurangan emisi karbon minimal sebesar 1,6 M ton per tahun.

Angka itu mencapai 4% dari target nasional dari sektor energi yaitu setara dengan serapan karbon dari 12 juta pohon. Pembangunan PLTA Batang Toru merupakan bagian dari upaya nasional dalam mengurangi pemanasan global melalui pengurangan emisi karbon, suatu implementasi dari Perjanjian Paris yang diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia dalam UU Nomor 16/2016.

Tak hanya itu, PLTA Batangtoru juga sesuai dengan arah transformasi ekonomi dunia yang kini bergerak ke arah investasi hijau dan pertumbuhan ekonomi hijau (green growth). Ini menjadi referensi dan portofolio bisnis bagi kalangan investor dan telah menjadi standar di negara maju.

Dari 17 Sustainable Development Goals (SDG) hingga Paris Agreement dan World Economic Forum, semua menekankan pentingnya peran dunia usaha membantu pemerintah mensejahterakan masyarakatnya, sekaligus melestarikan semua modal alam di dalamnya.
(rhs)
Berita Terkait
Akademisi Dukung PLTA...
Akademisi Dukung PLTA Batang Toru di Tapsel Segera Beroperasi
Pembangunan PLTA Batang...
Pembangunan PLTA Batang Toru Diapresiasi AM Hendropriyono
7 Hari Dicari di Sungai...
7 Hari Dicari di Sungai Batangtoru, Operator Excavator Tak Ditemukan
TKA China Tewas di PLTA...
TKA China Tewas di PLTA Batangtoru, NSHE: Kita Tunggu Penyelidikan Polisi
Kapasitas PLTA Malea...
Kapasitas PLTA Malea Akan Ditambah Hingga 315 Megawatt
Geger, Warga Asing Ditemukan...
Geger, Warga Asing Ditemukan Tewas di Areal PLTA Batangtoru
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
13 menit yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
1 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
3 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
13 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
14 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
14 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved