Pewaris Sah Raja Surakarta Hadiningrat Telusuri Aset di Semarang

Rabu, 04 September 2019 - 06:00 WIB
Pewaris Sah Raja Surakarta...
Pewaris Sah Raja Surakarta Hadiningrat Telusuri Aset di Semarang
A A A
SEMARANG - BRM Muhammad Munier Tjakraningrat yang merupakan cucu dari Raja Surakarta Hadiningrat Pakubuwono X (Malikoel Koesno) dan GKR Mas/ Hemas (GRAj Moersoedarinah) melakukan inventarisasi aset dari Malikoel Koesno (PB X) di Kota Semarang dan beberapa wilayah lainnya di Jawa Tengah. Menurut data yang dimiliki oleh ahli waris terdapat beberapa lahan.

Perlu diketahu bahwa dari pernikahan PB X dan permaisuri GKR Mas/Hemas mempunyai putri tunggal GKR Pembajoen (GRAy Sekar Kedaton Kustiyah), yang kemudian menikah dengan Bupati Bangkalan, MR RAA M Sis Tjakraningrat. Dalam pernikahan tersebut dikaruniai empat orang putra salah satunya adalah BRM Muhammad Munier Tjakraningrat.

BRM M Munier Tj yang didampingi beberapa anggota keluarga dan penasihat hukum mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang, Selasa (3/9/2019). Mereka mengikuti audiensi terkait kepemilikan tanah tersebut disertai dengan membawa data-data otentik sebagai bukti ahli waris yang sah dan kepemilikan lahan.

"Untuk berapa titik (lahan) saya sendiri malah kurang hafal. Yang jelas ada di Semarang dan sekitarnya. Jadi tanah Itu bukan atas nama keraton tapi atas nama pribadi Malikoel Kusno," tutur M Munier Tj kepada awak media seusai audiensi dengan Plt Kepala BPN Kota Semarang.

"Di antaranya (lahan) ada di Bawen (Kabupaten Semarang), Banyumanik dan Tugu (Kota Semarang). Tanah itu dikuasai siapa, saya enggak tahu persis, ada yang kosong ada yang dipakai. Saya tidak berani untuk menuduh, karena saya sendiri juga belum melihat jelas statusnya. Makanya kami minta penjelasan dari sini (BPN) supaya kami berjalan bisa lebih baik," tambahnya.

BRM Munir Tj menjelaskan, baru kali ini tergerak untuk menginventarisasi hak waris lahan yang tersebar di sejumlah daerah. Sebab, lahan-lahan tersebut justru diklaim oleh pihak lain yang tidak berhak demi mendapatkan keuntungan sendiri.

"Kenapa baru sekarang (mengurusi lahan waris)? Sebenarnya karena masalah silsilah. Awalnya timbul permasalahan di Kulon Progo (lahan untuk bandara NYIA) kami tidak pernah mengurus harta itu, tidak pernah sama sekali. Tapi kalau kami lihat sepintas kok ada beberapa pihak yang saling memperebutkan tanah itu," ujarnya.

Juru bicara ahli waris yang juga tim penasihat hukum BRM M Munier, Julia A, menambahkan, hingga kini terus melakukan sejumlah langkah untuk mendapatkan hak kliennya. Pihaknya juga berkomitmen, untuk menyerahkan sebagian lahan apabila dibutuhkan oleh negara untuk kepentingan rakyat.

"Untuk di Semarang, kita ada (lahan) di Tugu, Banyumanik, Gombel, Hasanuddin dan ada juga di Kebon Kliwon," ujar dia.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang, Sigit Rahmawan, menyampaikan, telah berdialog dengan pihak ahli waris Raja Surakarta. Dia pun menyarankan, lahan-lahan yang diklaim dan disertai bukti pendukung bisa diajukan untuk pendataan baru.

"Menurut Keppres 32 Tahun 1979, hak barang itu akan menjadi tanah yang dikuasai oleh negara kalau tidak didaftarkan semenjak 25 September 1980. Sepanjang menguasai fisik ketentuan yang berlaku, kemudian ada surat keterangan tanah, masyarakat boleh memohon tanah negara," tandasnya.
(wib)
Berita Terkait
Ibu Digugat 2 Anak Kandungnya...
Ibu Digugat 2 Anak Kandungnya Sendiri, PN Boyolali Cek Langsung Lahan Sengketa
Polisi Pukul Mundur...
Polisi Pukul Mundur Massa yang Hadang Eksekusi Lahan Sengketa di Maros
Sengketa Lahan Pasar...
Sengketa Lahan Pasar Winenet, Wanita Anak Ahli Waris Diduga Dianiaya Petugas
Gugat Ayah Kandungnya...
Gugat Ayah Kandungnya yang Sudah Renta Rp3 M, Kini Deden Urus Sendiri Upaya Perdamaian
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Tak Kunjung Usai, Perebutan...
Tak Kunjung Usai, Perebutan Harta Warisan Milik Hj Rodiah. Selengkapnya di Realita
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
1 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
2 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
2 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved