Tunggu Jadwal Sidang, Terduga Pemalsuan Ijazah Ditahan di Lapas Kalianda

Sabtu, 13 Juli 2019 - 03:37 WIB
Tunggu Jadwal Sidang,...
Tunggu Jadwal Sidang, Terduga Pemalsuan Ijazah Ditahan di Lapas Kalianda
A A A
LAMPUNG SELATAN - Kasus dugaan pemalsuan ijazah yang dilakukan pekerja di PT Bumi Menara Internusa (BMI) di Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan (Lamsel) telah memasuki tahap II Kejaksaan Negeri setempat.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejari Lamsel, Fahrul Siralaga mengungkapkan perkembangan kasus tersebut tengah menunggu jadwal sidang. "Sampai saat ini kami belum menerima jadwal sidangnya dari Pengadilan Negeri (PN Kalianda, red). Kemungkinan tidak lama lagi," ujarnya kepada wartawan di Lampung Selatan, Jumat (12/7/2019).

Dikatakan Fahrul, saat ini tersangka yang berinisial RD tengah ditahan di Lapas Klas II A Kalianda berstatus tahanan titipan. "Sebab, dari pelimpahan kasus terduga memang sudah ditahan," imbuhnya.

Untuk diketahui, RD dilaporkan PT BMI Tanjung Bintang lantaran diduga menggunakan ijazah palsu dalam berkas lamaran kerjanya. "Untuk pembuktiannya nanti kita lihat di fakta persidangan," tutupnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Reni Desmiria merupakan warga Desa Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lamsel. Reni bekerja di PT BMI sejak beberapa tahun silam. Reni diketahui telah memberikan pengakuan secara tertulis kepada pihak managemen PT BMI bahwa telah menggunakan dokumen palsu (Ijazah).

Dalam upaya tersebut, Reni mengharapkan kebijakan dari pihak managemen PT BMI untuk terus mempekerjakannya sebagai bagian dari operator perusahaan padat karya ini.

Saat dikonfirmasi, Manager HRD PT BMI, Nukman Amsya membenarkan informasi tersebut. Menurut Nukman, Reni telah diberikan kebijakan. Yakni perusahaan telah mengintruksikan untuk membuat surat pengunduran diri dan kemudian mengajukan lamaran baru dengan ijazah asli dengan jaminan dipekerjakan kembali.

"Tapi, saudari Reni justru menolak kebijakan yang diberikan perusahaan. Dia hanya ingin mengganti ijazahnya saja. Dari yang mulanya ijazah SMK (Diduga palsu, red) diganti ijazah SMP (Asli, red). Tapi, Reni tidak ingin membuat pengunduran diri dan mengajukan kembali lamaran yang baru. Itu tidak bisa. Sebab, perusahaan juga punya prosedur, meskipun ada kebijaksanaan," ungkap Nukman.

Setelah itu, ketika perusahaan berupaya melakukan perundingan. Reni justru menantang pihak PT BMI untuk melaporkan ke polisi. "Beliau yang minta, ya mau tidak mau kita bawa ke ranah hukum," imbuhnya.

Nukman juga menjelaskan, sebelum pihaknya melaporkan Reni ke Polsek setempat, pihak managemen PT BMI telebih dulu mengcross check dugaan ijazah palsu itu. "Kami mendatangi sekolahnya. Menanyakan nomor ijazah dan nama yang bersangkutan. Keterangan dari pihak sekolah bahwa tidak sesuai. Nomor ijazah tersebut bukan atas nama Reni Desmiria. Kepala sekolah juga memberikan surat pernyataan yang siap dipertanggungjawabkan. Setelah itu, baru kami menempuh jalur hukum, " tukasnya.
(kri)
Berita Terkait
Begini Cara Membedakan...
Begini Cara Membedakan Ijazah Legal dengan yang Abal-Abal
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Apakah Ijazah Palsu...
Apakah Ijazah Palsu Bisa Dipakai untuk Melamar Kerja? Ini Penjelasan Hukum dan Sanksinya
Polda Jatim Bekuk Komplotan...
Polda Jatim Bekuk Komplotan Pembuat Ijazah Palsu, Ditawarkan ke Pencari Kerja
Biar Tidak Tertipu,...
Biar Tidak Tertipu, Begini Cara Mengecek Keaslian Ijazah Perguruan Tinggi
Ngabalin: Kasus Ijazah...
Ngabalin: Kasus Ijazah Jokowi Proyek dengan Anggaran Sangat Besar
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
5 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
5 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
7 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
8 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved