Komplotan Bandit asal Surabaya Ini Belasan Kali Maling Motor di Malang
Kamis, 02 Mei 2024 - 16:11 WIB
loading...
Empat pelaku pencurian sepeda motor saat diamankan di Polresta Malang Kota, Jawa Barat. Foto/MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Empat orang komplotan maling sepeda motor asal Surabaya ditangkap polisi usai beraksi belasan kali di sejumlah lokasi kawasan Kota Malang, Jawa Timur.
Para tersangka berinisial A, warga Tanjungrejo, Sukun, Kota Malang, PA (35), TW (30), dan AR (30), warga Tambaksari, Tambaksari, Kota Surabaya berbagi peran dalam menjalankan aksinya di empat kecamatan yang ada di Kota Malang.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Gulung Ratusan Bandit Jalanan
Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto mengatakan, pelaku berinisial A yang merupakan warga Kota Malang bertugas mencari target sepeda motor sasaran yang dicuri.
Pemilihan A sebagai pencari target, karena A merupakan warga asli Kota Malang, yang mengetahui kondisi dan situasi lokasi sekitar sepeda motor yang akan dicuri.
"Si A ini yang warga Malang ini adalah yang bertugas mencari target, karena dianggap yang bersangkutan yang tahu medan di Kota Malang ini seperti apa. Jadi dia mencari atau pun memantau situasi untuk mencari mana target-target yang potensial," ujar Danang Yudanto saat rilis di Mapolresta Malang Kota, pada Kamis (2/5/2024).
Para tersangka berinisial A, warga Tanjungrejo, Sukun, Kota Malang, PA (35), TW (30), dan AR (30), warga Tambaksari, Tambaksari, Kota Surabaya berbagi peran dalam menjalankan aksinya di empat kecamatan yang ada di Kota Malang.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Gulung Ratusan Bandit Jalanan
Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto mengatakan, pelaku berinisial A yang merupakan warga Kota Malang bertugas mencari target sepeda motor sasaran yang dicuri.
Pemilihan A sebagai pencari target, karena A merupakan warga asli Kota Malang, yang mengetahui kondisi dan situasi lokasi sekitar sepeda motor yang akan dicuri.
"Si A ini yang warga Malang ini adalah yang bertugas mencari target, karena dianggap yang bersangkutan yang tahu medan di Kota Malang ini seperti apa. Jadi dia mencari atau pun memantau situasi untuk mencari mana target-target yang potensial," ujar Danang Yudanto saat rilis di Mapolresta Malang Kota, pada Kamis (2/5/2024).
Lihat Juga :