Saksi PKS Disebut Keracunan Sianida, Ini Penjelasannya

Jum'at, 10 Mei 2019 - 14:53 WIB
Saksi PKS Disebut Keracunan...
Saksi PKS Disebut Keracunan Sianida, Ini Penjelasannya
A A A
PEKANBARU - Hatta Zailiyus, seorang saksi saksi pemungutan suara dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Bina Widya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau dilaporkan dilarikan ke rumah sakit usai Pemilu 2019. Pria ini dirujuk ke RSUD Arifin Achmad (AA) Pekanbaru karena sakit. Kabar sakitnya Hatta, viral di media sosial. Muncul narasi negatif yang disebarluaskan oleh warganet soal penyebab sakitnya Hatta.

Unggahan yang beredar luas di media sosial itu berupa video kondisi Hatta saat dirawat di rumah sakit. Dalam video berdurasi 37 detik yang viral itu, Hatta tampak terbaring dan meronta. Sementara kedua tangannya diikat ke ranjang.

Penyebar video juga menyertakan keterangan bahwa saksi PKS tersebut bernama Hatta. "Hatta mulai sakit kurang lebih 7 hari habis pemilu. Mulai gelisah, gak bisa tidur, sama banyak bicara yang aneh. Kemaren malam udah coba dirukyah sekali, tapi belum ada perubahan," bunyi keterangan pada video itu.

Narasi yang beredar di media sosial menyangsikan apabila Hatta disebut sakit karena kelelahan.

Bahkan, beberapa warganet menyebut Hatta keracunan sianida (cyanide). Seperti yang diunggah akun Facebook atas nama Siddiq dan akun Twitter @dektampu. Dalam unggahannya, ditambahkan narasi sebagai berikut:

"Nama : Hatta Zalliyus bin Fauzaini
Saksi Pks di TPS 11
Kel Binawidya
Kec Tampan
Kodya Pekan Baru
Ini Bukan Kelelahan….
Tp Ini Keracunan Cyanida….
Yang Dapat Menyebabkan Kematian….
Ayoo Temen2 Kita Suarakan Kebenaran….
Teroris Sebenarnya Adalah KPU….
KPU Adalah Penjahat Demokrasi….
#AuditForensikKPU
#SaveOurDemocracy
#2019PrabowoPresidenRI".

Setelah dilakukan penelusuran oleh Levy Abubakar Madila Nasution, salah satu relawan Masayarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) diketahui bahwa sakit lupus yang dialami Hatta sudah sejak setahun lalu, kembali kambuh.

Sebagaimana yang diberitakan beberapa media online. Bahwa, Ketua DPD PKS Pekanbaru, Sofyan Siroj langsung mengunjungi Hatta di RSUD AA di Pekanbaru setelah mendengar kabar viral itu. Sofyan akhirnya mendapat penjelasan soal penyakit yang dialami Hatta.

"Sakit lupus Hatta kambuh 3 hari pasca pemilu. Kondisi sakit lupus Hatta lebih parah saat ini dibanding setahun sebelumnya," kata Sofyan, Rabu 8 Mei 2019.

Kehadiran Sofyan ini pun sekaligus memberikan bantuan untuk Hatta. Pihak PKS juga mendoakan agar Hatta segera pulih sedia kala.

Hatta saat ini didampingi pihak keluarganya di RS. Pihak keluarga tidak bersedia memberikan keterangan apapun. Jadi, kata Levy, isu Hatta keracunan ini, masuk ke dalam kategori Misleading Content. "Di mana konten dibuat untuk menyesatkan," terangnya.

Untuk diketahui, Lupus adalah penyakit peradangan (inflamasi) kronis yang disebabkan oleh sistem imun atau kekebalan tubuh yang menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh sendiri.

Penyakit seperti ini disebut penyakit autoimun. Lupus dapat menyerang berbagai bagian dan organ tubuh seperti kulit, sendi, sel darah, ginjal, paru-paru, jantung, otak, dan sumsum tulang belakang.

Pada kondisi normal, sistem imun akan melindungi tubuh dari infeksi. Akan tetapi pada penderita lupus, sistem imun justru menyerang tubuhnya sendiri. Penyebab terjadinya lupus pada seseorang hingga saat ini belum diketahui.

Sejauh ini, diduga penyakit yang lebih menyerang wanita dibandingkan dengan laki-laki ini dipengaruhi oleh beberapa faktor genetik dan lingkungan.

Sementara gejala gejala keracunan sianida tergantung pada jumlah yang masuk ke dalam tubuh. Jika dosisnya kecil, gejala yang muncul berupa mual, muntah, sakit kepala, pusing, gelisah, denyut jantung cepat, sesak napas, dan tubuh terasa lemah.

Sedangkan dalam dosis besar, gejalanya berupa denyut jantung melambat, kejang, tekanan darah rendah, kerusakan pada paru-paru, kehilangan napas, hingga gagal napas yang berujung kematian.
(sms)
Berita Terkait
TPS Unik di Yogyakarta:...
TPS Unik di Yogyakarta: Daur Ulang Sampah Jadi Dekorasi Menarik!
3 Kabupaten di Jayawijaya...
3 Kabupaten di Jayawijaya Lakukan Pemungutan Suara Susulan, Ini Penyebabnya
TPS Unik di Depok Sediakan...
TPS Unik di Depok Sediakan Odong-Odong hingga Kursi Roda
7 TPS di Depok Usung...
7 TPS di Depok Usung Tema Kampung Kerajaan Nusantara, Ini Tujuannya
Ini Alasan KPU Sejumlah...
Ini Alasan KPU Sejumlah TPS di Malang Kekurangan Surat Suara
54 TPS di NTT Laksanakan...
54 TPS di NTT Laksanakan PSU Mulai Besok, TTS dan Manggarai Paling Banyak
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved