Kehabisan Surat Suara, Bupati Lampung Selatan Nonaktif Mengamuk

Rabu, 17 April 2019 - 16:31 WIB
Kehabisan Surat Suara,...
Kehabisan Surat Suara, Bupati Lampung Selatan Nonaktif Mengamuk
A A A
BANDAR LAMPUNG - Gara-gara kehabisan surat suara, Bupati Lampung Selatan Nonaktif Zainudin Hasan mengamuk di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lapas Rajabasa. Dia tak kuasa menahan amarah saat Petugas Pemungutan Suara (PPS) menjelaskan kekurangan kertas suara dan masih menunggu kiriman dari TPS lainnya di sekitar Lapas Rajabasa.

“Saya enggak ada mental takut di sini. Boleh saya dituntut tinggi, tapi jangan mainkan hak saya ini. Saya hanya takut kepada Allah. Hidup di dunia ini hanya sebentar. Kata Rasulullah, berkisar 67 tahun kita hidup di dunia ini. Ingat itu,” katanya.

Zainudin kecewa karena surat suara Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif di lapas itu habis. Dia menilai kinerja KPU tidak profesional dalam mempersiapkan logistik Pemilu di Lapas Rajabasa. Dia pun meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyikapi masalah itu.

“Saya kecewa, kecewa kepada KPU Lampung ini. Saya minta Bawaslu memperhatikan ini. Mana Bawaslu, tolong kalian perhatikan ini. Betul, kita ini terdaftar, tadi malam sudah dipanggil untuk memilih. Ini baru jam 10, masak kertas suara sudah enggak ada dan ini tidak semua orang memilih di sini,” katanya.

Setelah sempat menunggu hampir selama satu jam, PPS akhirnya mendapatkan kiriman surat suara. Zainudin Hasan akhirnya bisa menggunakan hak suaranya di TPS setempat.

Saat masuk ke dalam lokasi TPS 18 dan 19 di Lapas Rajabasa, Zainuddin yang terlibat perkara suap fee proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), tampak didampingi oleh Gilang Ramadhan. Gilang merupakan narapidana atas kasus korupsi fee proyek infrastruktur di Lampung Selatan.

Sementara, PPS mengaku tidak mengetahui penyebab kekurangan kertas suara di TPS di Lapas Rajabasa. Pihaknya hanya melaksanakan tugas sebagai PPS di TPS lapas itu. “Saya tidak tahu karena saya hanya PPS, tanyakan ke KPU dong, saya tidak punya kapasitas,“ kata PPS, Azzahra Aulia.
(wib)
Berita Terkait
Hari Pencoblosan Pemilu...
Hari Pencoblosan Pemilu 2024, Ada Nuansa Penuh Cinta di TPS 15 Kunciran
Imbas Longsor Sungai...
Imbas Longsor Sungai Cidepit, TPS 14 di Bogor Barat Dipindah
3 Kabupaten di Jayawijaya...
3 Kabupaten di Jayawijaya Lakukan Pemungutan Suara Susulan, Ini Penyebabnya
514 TPS di Papua Belum...
514 TPS di Papua Belum Lakukan Pemungutan Suara Pemilu 2024
29 Tempat Pemungutan...
29 Tempat Pemungutan Suara di Jakarta Pusat Rawan Banjir
TPS Unik di Yogyakarta:...
TPS Unik di Yogyakarta: Daur Ulang Sampah Jadi Dekorasi Menarik!
Berita Terkini
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
12 menit yang lalu
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
21 menit yang lalu
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
1 jam yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
1 jam yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
3 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
3 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved