Saat Indonesia Menolak Bantuan Beras dari Belanda

Senin, 31 Desember 2018 - 05:00 WIB
Saat Indonesia Menolak...
Saat Indonesia Menolak Bantuan Beras dari Belanda
A A A
Beberapa waktu setelah Indonesia merdeka, tepatnya setelah tentara Sekutu datang, negeri ini kekurangan beras. Belanda mau memberi bantuan, namun ditolak.

Dalam buku Soetardjo: Pembuat "Petisi Soetardjo" dan Perjuangannya dituliskan, untuk menarik hati Pemerintah RI, Belanda dengan perantaraan tentara Sekutu menawarkan pemberian beras gratis dengan jumlah agak besar. Kala itu, Indonesia sedang kekurangan beras.

Menyikapi tawaran bantuan tersebut, digelarlah pertemuan segitiga antara Pemerintah RI, pimpinan tentara Sekutu, dan wakil Belanda. Pertemuan tersebut digelar di Gedung Merdeka Selatan, atau saat ini Kantor Pertamina.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah RI diwakili Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Wali Kota Jakarta Suwiryo, Surahman dari Departemen Perekonomian, Latuharhary dari Departemen Dalam Negeri, dan Gubernur Jawa Barat Soetardjo Kartohadikoesoemo.

Soetardjo ditunjuk sebagai juru bicara. Dalam rapat yang dipimpin Latuharhary tersebut, Soetardjo dipersilakan bicara setelah wakil Inggris dan Belanda.

Dengan tegas, Soetardjo mengatakan, bangsa Indonesia sudah merdeka. Menurutnya, Pemerintah RI yang bertanggung jawab atas nasib rakyat di sini. Soetardjo mengatakan, dengan banyak mengucap terima kasih, Pemerintah RI menolak pemberian beras oleh Belanda tersebut.

Menyikapi hal itu, seorang mayor jenderal Inggris bertanya apakah Indonesia tidak takut datangnya bahaya kelaparan. Soetardjo pun menjawab, rakyat Indonesia kalau kekurangan beras bisa makan nasi jagung. Dia pun menyindir Belanda yang pernah menyebut rakyat Indonesia sebagai inlander.

Mendengar jawaban Soetardjo tersebut, Sri Sultan pun terpingkal-pingkal. Akhirnya, tawaran Belanda itu berhasil digagalkan.

Sumber:

* Setiadi Kartohadikusumo, Soetardjo: Pembuat "Petisi Soetardjo" dan Perjuangannya. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1990.
(zik)
Berita Terkait
Senjata Pemusnah Massal...
Senjata Pemusnah Massal yang Menginspirasi Persaingan Misi Antariksa
Prasasti Gondang, Situs...
Prasasti Gondang, Situs Peninggalan Kerajaan Singosari yang Usang
Gua Napalicin, Legenda...
Gua Napalicin, Legenda Si Pahit Lidah yang Kesal dan Bergumam
Kisah Pemberontakan...
Kisah Pemberontakan Rakyat Jambi terhadap Penjajah Belanda
Kisah Kampung Adat Seribu...
Kisah Kampung Adat Seribu Gonjong, Pernah Ditinggali Syafruddin Prawiranegara
Kisah Pohon Cengkeh...
Kisah Pohon Cengkeh Tertua di Dunia yang Selamat dari Pemusnahan Belanda
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
2 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
3 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
3 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
4 jam yang lalu
Infografis
12 Jenis Pisang Terbaik...
12 Jenis Pisang Terbaik di Dunia, Nomor 4 dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved