Alfamart Masuk Kobar, Bupati: Pedagang Lokal Jangan Khawatir

Selasa, 04 September 2018 - 13:17 WIB
Alfamart Masuk Kobar,...
Alfamart Masuk Kobar, Bupati: Pedagang Lokal Jangan Khawatir
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Rencana pembukaan gerai Alfamart di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng membuat pedagang lokal dan tradisional di Pangkalan Bun waswas. Ini terkait persaingan bisnis yang bisa saja membuat pedagang lokal kewalahan.

Menanggapi ini, Bupati Kobar Nurhidayah memastikan izin yang diajukan Alfamart untuk mendirikan puluhan gerai di Kobar akan disetujui dengan sejumlah syarat dan lokasinya akan ditentukan Pemkab Kobar.“Pedagang lokal kita jangan takut, pendiriannya akan kita atur, tidak sembarangan lokasi boleh didirikan Alfamart. Dan ini semua bersifat friendcise, pengelolanya tetap dari orang lokal dan karyawan juga lokal. Lokasinya akan kita alihkan ke jalan menuju lokasi pariwisata, jalan lintas dsn jalan luar kota. Jadi jangan khawatir bagi pedagang lokal,” ujar Nurhidayah di sela sela kegiatannya, Selasa (4/9/2018).
Ia menegaskan, tidak semua ajuan lokasi dari pihak Alfamart akan disetujui. Ini sifatnya hanya menjalankan investasi demi pendapatan daerah. Di era modern seperti saat ini dibutuhkan investasi demi pembangunan daerah. Namun hal ini tidak akan merugikan masyarakat lokal.

“Yang pasti jangan khawatir tidak kebagian rejeki berjualan, rejeki sudah diatur yang di atas. Sekali lagi akan kita atur lokasi gerai Alfamart dan tidak akan mengganggu pedagang lokal,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Kobar akan memberikan izin pembukaan gerai baru milik Alfamart dalam waktu dekat. Bupati Kobar Nurhidayah dan Wakil Bupati Ahmadi Riansyah menggelar rapat koordinasi terkait izin prinsip gerai baru Alfamart tersebut, dalam rapat itu juga dihadiri Pj Sekda Kobar Suyanto, di ruang rapat Bupati Kobar, Senin (3/9/2018).

"Kobar daerah yang sedang membangun dan terbuka bagi investor yang akan berinvestasi, termasuk Alfamart yang akan membuka gerai baru di Kobar. Di mana pihak Alfamart akan mengajukan ijin membangun 33 gerai. tapi bedasarkan hasil rapat koordinasi tidak semua titik yang diajukan akan kita setujui," kata Bupati KobarNurhidayah usai memimpin rapat koordinasi.

Bupati menambahkan, Pemkab Kobar tetap memperhatikan keberadaan pasar tradisional sehingga keberadaan gerai-milik Alfamart jangan sampai mematikan pasar tradisional.

"Kami intinya mengijinkan, hanya saja izin untuk penempatan dan penyebarannya tetap kami yang atur agar keberadaan gerai milik Alfamart tidak mematikan kemajuan pasar tradisional. Untuk daerah-daerah yang dekat pasar khususnya yang ada di Kecamatan Arut Selatan akan kita alihkan ke lokasi lain," ujar Bupati Kobar.
(rhs)
Berita Terkait
Ganggu Lalu Lintas,...
Ganggu Lalu Lintas, PKL di Pasar Indra Sari Harus Ditata Ulang
Disperindag KKB Ajukan...
Disperindag KKB Ajukan 7.563 Pedagang Pasar Tradisional dan Modern Divaksin COVID-19
Perkuat Layanan Digital,...
Perkuat Layanan Digital, Relian Finance Jangkau Pasar Tradisional
Tangis Ibu-ibu Tumpah...
Tangis Ibu-ibu Tumpah di Gedung DPRD Manggarai Barat, Sebut Pemkab Tak Punya Hati
Pengembangan Pasar Sayur...
Pengembangan Pasar Sayur dan Ikan di Kumai Diapresiasi DPRD Kobar
Pemkab Luwu Diminta...
Pemkab Luwu Diminta Bayar Ganti Rugi Pengelolaan Pasar Padang Sappa
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
5 jam yang lalu
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
6 jam yang lalu
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
7 jam yang lalu
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
9 jam yang lalu
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
9 jam yang lalu
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
10 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved