Tuntut Keadilan, Warga Pasaman Barat Unjuk Rasa di Mabes Pori

Senin, 16 Juli 2018 - 21:36 WIB
Tuntut Keadilan, Warga...
Tuntut Keadilan, Warga Pasaman Barat Unjuk Rasa di Mabes Pori
A A A
JAKARTA - Warga Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang mengaku menjadi korban penipuan dan penggelapan sertifikat dan pengerusakan sebidang lahan sawit menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Senin (16/7/2018). Sebelum berorasi, koordinator aksi Hatidermawan Siregar terlebih dahulu melantunkan ayat-ayat suci Alquran.

"Kedatangan kami ke sini sesungguhnya bukan hanya persoalan pribadi tapi inilah pengalaman yang kami rasakan di lapis bawah yang tidak bisa didengar oleh pusat, khususnya ke Mabes Polri ini. Maka kami datang berjalan ke sini dengan melantunkan ayat suci Alquran Surat Yasin," ujarnya yang berada di atas mobil komando.Menurutnya, ada beberapa persoalan yang dihadapi warga. Di antaranya adanya penggelapan empat buah sertifikat tanah dan pengrusakan kebun kelapa sawit. Dua permasalahan ini telah dilaporkan ke Polres Pasaman tapi hingga saat ini statusnya masih lidik.
Lantaran tidak ada kejelasan, warga mengajukan gelar perkara ke Biro Wasdik Mabes Polri dengan menghadirkan semua pihak dan barang bukti. Bareskrim Mabes Polri kemudian melimpahkah berkas perkara tersebut untuk dilanjutkan penyidikan ke Polda Sumbar pada awal 2017. Namun, lagi-lagi penyelesaian dua persoalan yang dilaporkan warga malah semakin gelap."Oleh karena itu Bapak Kapolri. Kami hadir kemari untuk memberitahukan kepada bapak bahwa hal ini bisa merongrong wibawa kepolisian," ujarnya.Menurut Hatidermawan, perkara ini seolah menjadi bola pingpong. Polda Sumbar melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaaan Tinggi, namun dikembalikan lagi. Terus seperti itu, hingga akhirnya Kejaksaan Tinggi Sumbar menyatakan bahwa penggelapan sertifikat dan pengerusakan kebun kelapa sawit bukan pidana melainkan perdata. "Inilah yang membuat kami bingung," katanya.Seusai berorasi, Warga Pasaman Barat akan menggelar aksi serupa di kantor Kejaksaan Agung dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). "Saya yakin Kapolri tidak senang adanya oknum yang merusak citra Polri. Kalau pun orasi kami nanti tidak ditanggapi akan saya sampaikan kepada bapak Presiden," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Kepala Dukuh Selingkuh,...
Kepala Dukuh Selingkuh, Warga Gunungkidul Tuntut Pemecatan
Pinjam untuk Ambil Pasir...
Pinjam untuk Ambil Pasir Kucing, Warga Gunungkidul Ini Bawa Kabur Mobil Temannya
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Sejumlah Aset Desa Diduga...
Sejumlah Aset Desa Diduga Digelapkan, Warga OKI Geruduk Kantor Kades
Polres Ciamis Tangkap...
Polres Ciamis Tangkap Warga Pangandaran Pelaku Penggelapan Motor
Bareskrim Tetapkan Petinggi...
Bareskrim Tetapkan Petinggi PT Rantau Utama Bhakti Sumatera Tersangka Dugaan Penggelapan
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
2 jam yang lalu
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
3 jam yang lalu
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
3 jam yang lalu
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
3 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved