Kemenhub: 170 Kapal di Danau Toba Sudah Dilakukan Ramcheck
Minggu, 15 Juli 2018 - 07:00 WIB
Kemenhub: 170 Kapal di Danau Toba Sudah Dilakukan Ramcheck
A
A
A
TOBA SAMOSIR - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan sedikitnya ada 170 kapal di kawasan Danau Toba yang sudah dilakukan ramcheck (pemeriksaan kelaikan kendaraan).
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan pihaknya sudah melakukan ramcheck kepada 170 kapal pasca tragedi Kapal Motor (KM) Sinar Bangun, di Perairan Danau Toba, Sumut. Total seluruh kapal yang ada di Danau Toba, menurut catatan mereka berjumlah 215 kapal.
"Ramcheck itu sambil juga mengedukasi masyarakat. Di Kapal itu, di tempat duduknya sudah ada Life jacket. Penerimaan masyarakat cukup bagus," jelasnya saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan di Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (14/7/2018).
Dia mengatakan akan segera melakukan rapat dengan para Bupati yang ada di kawasan Danau Toba untuk menentukan Pelabuhan mana yang resmi atau tidak. "Yang akan kita resmikan harus memenuhi standar semuanya. Yang pertama untuk meningkatkan kualitas keselamatan. Karena memang keselamatan itu tidak bisa tidak," terangnya.
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan pihaknya sudah melakukan ramcheck kepada 170 kapal pasca tragedi Kapal Motor (KM) Sinar Bangun, di Perairan Danau Toba, Sumut. Total seluruh kapal yang ada di Danau Toba, menurut catatan mereka berjumlah 215 kapal.
"Ramcheck itu sambil juga mengedukasi masyarakat. Di Kapal itu, di tempat duduknya sudah ada Life jacket. Penerimaan masyarakat cukup bagus," jelasnya saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan di Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (14/7/2018).
Dia mengatakan akan segera melakukan rapat dengan para Bupati yang ada di kawasan Danau Toba untuk menentukan Pelabuhan mana yang resmi atau tidak. "Yang akan kita resmikan harus memenuhi standar semuanya. Yang pertama untuk meningkatkan kualitas keselamatan. Karena memang keselamatan itu tidak bisa tidak," terangnya.
(rhs)