Cari KM Sinar Bangun, Tim SAR Datangkan Alat Baru

Minggu, 24 Juni 2018 - 10:59 WIB
Cari KM Sinar Bangun,...
Cari KM Sinar Bangun, Tim SAR Datangkan Alat Baru
A A A
SIMALUNGUN - Memasuki hari keenam pencarian Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Perairan Danau Toba, tim SAR gabungan langsung menerjunkan dua alat Multibeam Scan Sonar berteknologi canggih untuk menyisir titik koordinat.

Alat scan sonar yang pertama mampu mendeteksi jarak 600 meter. Sedangkan alat yang baru didatangkan dari Tanjung Pinang diperkirakan bisa mendeteksi benda di dasar danau hingga jarak 2.000 meter.

Kepala Basarnas Muhammad Syaugi mengatakan, alat Multibeam Scan Sonar kedua ini kemampuannya melebihi dari yang didatangkan Jumat (22/6/2018). Sebab, alat ini bisa mendeteksi jarak 2.000 meter atau 2 kilometer di bawah air.

"Alat tersebut sudah di sini dan sekarang kita instal. Harapan saya dengan alat baru ini bisa melihat kapal itu di mana. Kalau kedalaman ini tidak lebih dari 2.000 meter pasti bisa. Mudah-mudahan ini siap kita kerjakan," kata Syaugi.

Syaugi menjelaskan, alat baru ini juga bisa mendeteksi keberadaan benda di samping kanan dan kiri dengan jarak maksimal 500 meter. Dia pun berharap kedalaman air Danau Toba tidak melebihi 2.000 meter. "Dengan menggunakan dua alat scan sonar wilayah ini akan kita sapu. Karena alat ini sangat canggih," jelas Syaugi.

Saat ini tim SAR gabungan tetap menggerakkan alat Scan Sonar yang merupakan milik Disposal Mabes TNI Angkatan Laut dengan jarak deteksi 600 meter.

"Padahal saya lihat di peta keselamatan maksimal Danau Toba 550 meter, ternyata setelah didalami melebihi 600 meter," ungkapnya.

Jika nantinya kedua scan sonar tersebut tidak mampu mendeteksi keberadaan kapal yang diduga di dalamnya masih terdapat penumpang yang hilang, pihaknya akan kembali mengevaluasi tahap demi tahap sejak hari pertama.

"Penyelam maksimal cuma 50 meter. Setelah hari ketiga kita gunakan Remote Underwater Vehicle (RUV) jarak 300 meter juga belum bisa melihat. Kemudian kita gunakan lagi alat Multibeam Scan Sonar yang 600 meter juga tidak bisa melihat. Makanya kita datangkan lagi Multibeam Scan Sonar yang bisa mendeteksi jarak 2.000 meter," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Air Mata Ratusan Keluarga...
Air Mata Ratusan Keluarga Korban KM Sinar Bangun Tertumpah di Danau Toba
KM Sinar Mareto Tenggelam...
KM Sinar Mareto Tenggelam Dihantam Ombak di Perairan Haltim, 20 Penumpang Selamat
KM Ladang Pertiwi yang...
KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam Rupanya Berpenumpang 50 Orang
Diduga Lambung Bocor,...
Diduga Lambung Bocor, KM El Hasan Tenggelam
Basarnas Manado Cari...
Basarnas Manado Cari 2 Penumpang KM Barcelona Terbakar yang Masih Hilang
Tim DVI Polda Sulsel...
Tim DVI Polda Sulsel Identifikasi 1 Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
41 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved