Polisi Dalami Kematian Bayi di Kamar Mandi SPBU

Senin, 01 Januari 2018 - 17:44 WIB
Polisi Dalami Kematian...
Polisi Dalami Kematian Bayi di Kamar Mandi SPBU
A A A
KARAWANG - Kepolisian Sektor Kota, Polres Karawang, Jawa Barat masih mendalami kematian bayi di kamar mandi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Pangkal Perjuangan, Kelurahan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada 20 Desember lalu.

Bayi yang masih merah itu ditemukan tak bernyawa tenggelam di dalam bak mandi oleh petugas SPBU. Bayi yang tewas tersebut diduga baru saja melahirkan karena masih memiliki tali pusar.

Kapolsek Karawang Kota, Kompol Iwan Ridwan mengatakan, pihaknya masih mendalami temuan bayi tersebut. Pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk seorang perempuan, Fenti Febrianti Sari (24) ibu dari bayi tersebut.

"Berdasarkan keterangan sejumlah saksi bayi tersebut baru saja melahirkan dan ibunya saat itu dalam kondisi lemas hingga dibawa ke rumah sakit." kata Iwan, Senin (1/1/2018).

Menurut Iwan hingga saat ini penyidik belum menemukan adanya perbuatan pidana dalam peristiwa tewasnya bayi malang tersebut. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut ibu bayi tersebut melahirkan sendirian di kamar mandi SPBU.

Saat itu Fenti, warga Kabupaten Bekasi minta berhenti di SPBU karena ingin buang air besar. Namun setelah 1 jam Fenti tidak kunjung keluar hingga membuat pihak keluarga curiga.

"Kakak Fenti bersama ibunya kemudian minta tolong petugas SPBU dan mendobrak pintu kamar mandi. Saat pintu terbuka bayi ditemukan di dalam bak mandi berisi air, sedangkan ibunya tidak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit." katanya.

Iwan mengatakan belum menemukan unsur pidana berdasarkan hasil autopsi, keterangan lima saksi, dan olah TKP. Sejumlah fakta didapatnya dari hasil autopsi dokter forensik RSUD Karawang yaitu jenis kelamin bayi dipastikan berkelamin perempuan.

Usia bayi didapati sudah cukup bulan untuk lahiran karena usia kandunganya sudah 9 bulan dan sudah waktunya lahir. Berat badan bayi 2,5 kilogram dan panjangnya 49 sentimeter dan kematian bayi dipastikan akibat kehabisan nafas karena ditemukan air di tenggorokannya dan di dalam paru.
(rhs)
Berita Terkait
Limbah Popok Bayi Dibuang...
Limbah Popok Bayi Dibuang Sembarangan, Warga Karawang Keluhkan Bau Menyengat
Atasi Banjir Karawang,...
Atasi Banjir Karawang, Pemkab Perlu Dukungan Provinsi dan Pusat
Bikin Gaduh, Wabup Ahmad...
Bikin Gaduh, Wabup Ahmad Zamaksyari Didesak Mundur
Miris! Bantuan Tak Merata,...
Miris! Bantuan Tak Merata, Korban Banjir di Jenebin Karawang Meminta-minta di Jalan
Geger Mayat Bayi Dibuang...
Geger Mayat Bayi Dibuang di Got, Polisi Karawang Buru Pelaku
Kelelahan Setelah Kejar...
Kelelahan Setelah Kejar Target Vaksinasi, Tenaga Vaksinator Karawang Dapat Libur Seminggu
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved