2 Bulan Berkeliaran di Pemukiman, Gajah Ini Berhasil Digiring ke Taman Nasional

Rabu, 01 November 2017 - 15:55 WIB
2 Bulan Berkeliaran...
2 Bulan Berkeliaran di Pemukiman, Gajah Ini Berhasil Digiring ke Taman Nasional
A A A
PEKANBARU - Seekor gajah remaja yang selama ini berkeliaran di pemukiman di Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau akhirnya berhasil dikembalikan ke habitatnya. Gajah tersebut selama ini sulit dikembalikan bersama kawananannya karena merupakan satwa yang soliter (panyendiri).

"Saat ini gajah tersebut sudah berhasil kita kembalikan ke Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN)," kata Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSD) Riau, Dian Indriani, Rabu (1/11/2017).

Upaya pengembalian gajah berjenis kelamin jantan ini sudah dilakukan sejak Agustus 2017. Selain BBKSDA, tim yang dilibatkan dalam penggiringan satwa langka ini adalah Balai TNTN, TNI, Polri, organisasi pecinta satwa, WWF dan masyarakat.

Selain itu pengiringan ini juga melibatkan dua ekor gajah latih dari flying Squad TNTN. Lamanya pengembalian ke kelompoknya karena pada awalnya gajah tersebut tidak mau bergabung di kelompoknya.

"Penggiringan sudah dilakukan beberapa kali, namun tetap saja gajah tersebut tidak mau bergabung ke kelompoknya," imbuhnya.

Selama ini, gajah liar tersebut selalu melintasi beberapa wilayah di Kecamatan Kelayang yakni Desa Kolak Pisang, Desa Pasir Beringin dan Desa Bukit.

Kehadiran satwa ini membuat warga resah. Petugas selama ini khawatir gajah tersebut akan diburu warga khususnya pemburu. "Alhamdullilah gajah tersebut sudah bergabung kembali bersama kelompoknya di taman nasional," ucapnya.

Taman Nasional Tesso Nilo memiliki luas 83 ribu hektare yang terdiri dari zona inti yang merupakan tempat habitan gajah Sumatera dan harimau Sumatera.

Kemudian ada juga zona penyangga yang merupakan hutan lindung. TNTN terbentang dari Kabupaten Indragiri Hulu hingga Kabupaten Pelalawan.

Namun sayang kawasan yang dilindungi negara tersebut kini porak poranda akibat perambahan liar. Kawasan tersebut kini sudah di kapling-kapling oleh para cukong dan menjadi pemukiman warga. Sudah lebih separuh luasan TNTN beralih fungsi.
(sms)
Berita Terkait
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Menjaga Satwa Liar demi Kelestarian Lingkungan
Warga Bukittinggi Digemparkan...
Warga Bukittinggi Digemparkan Musang Liar Datangi Toko Ponsel, Nyaris Gigit Pembeli
Kakatua dan Blue Gold...
Kakatua dan Blue Gold Macau di Lembang Park and Zoo Berhasil Dikembangbiakan
Harimau Jantan Muncul...
Harimau Jantan Muncul di Dekat Permukiman di Riau, Videonya Viral
Kemunculan Tapir di...
Kemunculan Tapir di Pinggir Jalan Sungaipenuh-Tapan Bikin Geger Warga
Miris, Belasan Satwa...
Miris, Belasan Satwa Menggemaskan Ini Dijual Secara Online
Berita Terkini
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
1 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
3 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
3 jam yang lalu
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
3 jam yang lalu
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
5 jam yang lalu
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
6 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved