Rawan Bencana, Salatiga Tak Punya Anggaran Khusus Penanggulangan

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 18:01 WIB
Rawan Bencana, Salatiga...
Rawan Bencana, Salatiga Tak Punya Anggaran Khusus Penanggulangan
A A A
SALATIGA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga selaku organisasi perangkat daerah yang membidangi penanganan bencana alam, ternyata tidak memiliki pos anggaran penanggulangan bencana. Dalam menangani bencana, selama ini Satpol PP mengajukan nota dinas ke Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Salatiga untuk meminta anggaran sesuai yang dibutuhkan.

Kepala Satpol PP Kota Salatiga Kusumo Aji mengatakan, meski tidak memiliki pos anggaran khusus penanganan bencana, Satpol PP tetap melakukan langkah tanggap darurat jika terjadi bencana alam. “Terkait dana yang dibutuhkan dalam penanganan bencana, Satpol PP bisa mengajukan anggaran ke BKD dengan nota dinas. Anggarannya menyesuaikan kebutuhan,” katanya di Salatiga, Jumat (4/8/2017).

Menurut dia, anggaran penanganan bencana akan dialokasikan setelah Pemkot Salatiga membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Saat ini, pembentukan BPBD masih dibahas.

Kusumo Aji mengatakan, Salatiga memang daerah rawan bencana, terutama longsor dan angin kencang. Adapun daerah yang rawan longsor antara lain, Kelurahan Sidorejo Kidul, Sidorejo, dan Kutowinangun, Tingkir.

Dua daerah yang pernah mengalami longsor di dua wilayah kelurahan tersebut, yaitu Kampung Gunungsari dan Nanggulan. Daerah tersebut rawan bencana tanah longsor karena saluran pembuangan airnya kurang baik. “Daerah permukiman penduduk yang tidak memiliki drainase yang baik dan berada di sekitar tebing sangat rawan banjir. Ini bisa menimbulkan tanah longsor,” katanya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi guna mencegah bencana dan timbulnya korban jiwa. “Kami sangat tanggap dan responsif terhadap ancaman bencana yang setiap saat bisa terjadi. Kami telah membuat program langkah antisipasi yang tepat sasaran. Kami minta semua pihak merespons upaya yang kami lakukan agar pelaksanaannya maksimal,” tandasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Salatiga Marto Kemat meminta eksekutif untuk mengalokasikan anggaran penanggulangan bencana yang layak. Setidaknya, Pemkot Salatiga mengalokasikan anggaran tersebut minimal Rp1 miliar.

“Agar pengalokasian anggaran penanggulangan bencana bisa maksimal, kami minta pemkot segera membentuk BPBD. Itu penting agar jika suatu saat terjadi bencana bisa tertangani secara maksimal,” ucapnya.
(mcm)
Berita Terkait
Dipimpin Walikota Probolinggo...
Dipimpin Walikota Probolinggo Apel Satpol PP Malah Ricuh, Apa yang Terjadi?
Satpol PP Perketat Penegakan...
Satpol PP Perketat Penegakan Protokol Kesehatan saat HUT Makassar
Ratusan Perusahaan di...
Ratusan Perusahaan di Salatiga Belum Miliki PP
Tertangkap Nyabu, Oknum...
Tertangkap Nyabu, Oknum Satpol PP Pemkot Surabaya Diberhentikan Sementara
Satpol PP Salatiga Pantau...
Satpol PP Salatiga Pantau Ketat Tempat Karaoke yang Beroperasi
Jaga Ketertiban, Pemkot...
Jaga Ketertiban, Pemkot Bandung Luncurkan Mobil Tipiring
Berita Terkini
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
23 menit yang lalu
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
24 menit yang lalu
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
1 jam yang lalu
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
1 jam yang lalu
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
1 jam yang lalu
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved