Jaga Ketertiban, Pemkot Bandung Luncurkan Mobil Tipiring
Sabtu, 13 November 2021 - 07:14 WIB
loading...
Satpol PP Kota Bandung meluncurkan dua kendaraan penyuluhan dan satu unit kendaraan Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Kendaraan berupa roda empat ini akan berkeliling di tiap wilayah Kota Bandung.Foto/ist
A
A
A
BANDUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung meluncurkan dua kendaraan Penyuluhan dan satu unit kendaraan Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Kendaraan berupa roda empat ini akan berkeliling di tiap wilayah Kota Bandung.
Wali Kota Bandung, Oded M Danial berharap, hadirnya mobil penyuluhan ini bisa semakin membuat Kota Bandung kodusif. “Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) pemerintah memberikan rasa aman, nyaman dan membimbing warganya agar taat aturan. Maka dari itu saya harap hadirnya sarana prasarana tiga kendaraan mobil hari ini untuk Satpol PP bis dimanfaatkan sebaik mungkin,” tutur Oded.
Baca juga: Ketum PAN Sebut Tidak Bisa Jadi Presiden karena Namanya Tidak Ada Huruf O
Dia menyarankan, kendaraan tersebut diprioritaskan untuk mengedukasi kepada masyarakat. “Harus diprioritaskan bukan tindak pidananya, tapi dimensi edukasinya yaitu penyuluhan,” katanya.
Apabila penyuluhannya berhasil, lanjut Oded, warga Kota Bandung taat aturan serta mengerti untuk minimalisir tindak pidana. “Indikator keberhasilannya, pemerintah mampu membangun SDM yang unggul. Dalam arti kata keimanannya berkualitas, bahkan ketaatannya pun berkualitas,” katanya.
Wali Kota Bandung, Oded M Danial berharap, hadirnya mobil penyuluhan ini bisa semakin membuat Kota Bandung kodusif. “Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) pemerintah memberikan rasa aman, nyaman dan membimbing warganya agar taat aturan. Maka dari itu saya harap hadirnya sarana prasarana tiga kendaraan mobil hari ini untuk Satpol PP bis dimanfaatkan sebaik mungkin,” tutur Oded.
Baca juga: Ketum PAN Sebut Tidak Bisa Jadi Presiden karena Namanya Tidak Ada Huruf O
Dia menyarankan, kendaraan tersebut diprioritaskan untuk mengedukasi kepada masyarakat. “Harus diprioritaskan bukan tindak pidananya, tapi dimensi edukasinya yaitu penyuluhan,” katanya.
Apabila penyuluhannya berhasil, lanjut Oded, warga Kota Bandung taat aturan serta mengerti untuk minimalisir tindak pidana. “Indikator keberhasilannya, pemerintah mampu membangun SDM yang unggul. Dalam arti kata keimanannya berkualitas, bahkan ketaatannya pun berkualitas,” katanya.
Lihat Juga :