PMI Banyuwangi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis untuk 2.000 Pasien

Sabtu, 29 Juli 2017 - 10:48 WIB
PMI Banyuwangi Gelar...
PMI Banyuwangi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis untuk 2.000 Pasien
A A A
BANYUWANGI - Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi, Dinas Kesehatan, dan John Fawcett Foundation bersinergi melakukan pemeriksaan mata dan tindakan medis lanjutan secara gratis terhadap 2.000 pasien. Selain pemeriksaan, juga dilakukan operasi katarak dan pemasangan bola mata palsu kepada 200 pasien.

”Pemeriksaan mata ini kita laksanakan selama empat hari. Hari pertama dan kedua sebanyak 750 pasien, hari ketiga 500 pasie,n dan hari keempat akan dilakukan pemeriksaan keliling di sekolah-sekolah,” kata Ketua PMI Banyuwangi Mufti Aimah Nurul Anam saat pembukaan kegiatan tersebut di Markas PMI Banyuwangi.

Dia mengatakan, operasi katarak digelar karena penyakit yang membuat lensa mata menjadi keruh dan mengaburkan penglihatan tersebut, selama ini masih menjadi problem bagi dunia kesehatan Indonesia. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan, 50% kebutaan di Indonesia ini disebabkan oleh katarak.

Bahkan setiap tahun ada penambahan sekitar 250.000 orang yang menderita katarak di seluruh Indonesia. Padahal, dalam setahun, kasus yang tertangani tak lebih dari 180.000 penderita. Jadi ada 70.000 penderita yang belum tertangani setiap tahun.

“Untuk operasi dilakukan selama lima hari dengan mendatangkan 5 dokter spesial mata. Semoga ini membantu, karena jika tak ditangani, katarak bisa berujung ke kebutaan,” ungkap Anam.

Anam menambahkan, tingginya jumlah penderita katarak juga tidak sebanding dengan jumlah dokter mata yang bertugas di Indonesia yang hanya sekitar 1.100 dokter. ”Maka kalau kita cek di banyak rumah sakit, dalam seminggu ,penanganan terhadap katarak hanya bisa menjangkau tak lebih dari 30 pasien,” ujarnya.

Project Manager John Fawcett Foundation Nyoman Wardhana mengatakan, kegiatan ini merupakan tahun kelima yang dilaksanakan bersama PMI Banyuwangi. “Kami membawa dua bus khusus operasi dan 25 tenaga medis, termasuk lima dokter spesialis mata,” paparnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat membuka acara mengapresiasi kerja PMI Banyuwangi. Anas mengharapkan kerja PMI lebih meluas jangkauannya. “Setelah ini saya harap bisa ke pesantren, desa, sekolah-sekolah untuk membantu pengobatan warga,” pintanya.
(wib)
Berita Terkait
Webinar Bulan Bung Karno,...
Webinar Bulan Bung Karno, Bupati Banyuwangi Cerita Peran Budaya Lokal
Banyuwangi Role Model...
Banyuwangi Role Model Memaksimalkan Kelemahan Jadi Keuntungan
2 Pekerja Perkebunan...
2 Pekerja Perkebunan di Banyuwangi Diserang OTK, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
14 Kantor Pemerintahan...
14 Kantor Pemerintahan di Banyuwangi Jadi Klaster Baru COVID-19
Banyuwangi Bikin Kalender...
Banyuwangi Bikin Kalender Wisata Berkonsep Hybrid Pertama di Indonesia
Sandiaga Uno Puji Event...
Sandiaga Uno Puji Event Banyuwangi Festival 2021 Berkonsep Hybrid
Berita Terkini
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
29 menit yang lalu
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
2 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
5 jam yang lalu
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
7 jam yang lalu
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
8 jam yang lalu
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved