Banyuwangi Bikin Kalender Wisata Berkonsep Hybrid Pertama di Indonesia
Rabu, 17 Februari 2021 - 18:57 WIB
loading...
Bupati Abdullah Azwar Anas saat peluncuran event Banyuwangi Festival 2021 di Pendopo Sabha Swagatha, Rabu (17/2/2021). Foto/Humas Pemkab Banyuwangi
A
A
A
BANYUWANGI - Event Banyuwangi Festival 2021 diluncurkan, Rabu (17/2/2021), dengan dibuka secara resmi oleh Menparekraf Sandiaga Uno. Acara dipusatkan di Pendopo Sabha Swagatha, yang juga menampilkan atraksi dari Pantai Mustika dan Pantai Boom, serta dialog dari Bangsring Underwater.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Banyuwangi Festival 2021 digelar mengusung konsep “colorful hybrid”, alias semua agenda wisata memadukan atraksi dalam jaringan/daring (online) dan luar jaringan/luring (offline). Ini membuat Banyuwangi menjadi daerah pertama di Indonesia yang membuat kalender wisata (calendar of event) berkonsep hybrid.
Baca juga: Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru, Ini Kegembiraan Wantono Dapat Rp24 Miliar
"Bagi Banyuwangi, ini bukan soal keren-kerenan, bukan soal menjadi yang pertama. Tapi ini soal bagaimana aktivitas ekonomi tetap tumbuh, kreativitas anak-anak Banyuwangi tetap diberi ruang, dengan cara dan konsep yang baru, yaitu berbasis pada teknologi," kata Bupati Abdullah Azwar Anas.
Anas mengatakan, konsep hybrid yang diusung Banyuwangi bukan sekadar menyiarkan aktivitas luring ke media daring seperti Youtube maupun live media sosial, tapi sudah lebih jauh dari itu, yaitu mengintegrasikan konsep daring dan luring. Mulai dari aktivitas pariwisata hingga transaksi UMKM.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Banyuwangi Festival 2021 digelar mengusung konsep “colorful hybrid”, alias semua agenda wisata memadukan atraksi dalam jaringan/daring (online) dan luar jaringan/luring (offline). Ini membuat Banyuwangi menjadi daerah pertama di Indonesia yang membuat kalender wisata (calendar of event) berkonsep hybrid.
Baca juga: Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru, Ini Kegembiraan Wantono Dapat Rp24 Miliar
"Bagi Banyuwangi, ini bukan soal keren-kerenan, bukan soal menjadi yang pertama. Tapi ini soal bagaimana aktivitas ekonomi tetap tumbuh, kreativitas anak-anak Banyuwangi tetap diberi ruang, dengan cara dan konsep yang baru, yaitu berbasis pada teknologi," kata Bupati Abdullah Azwar Anas.
Anas mengatakan, konsep hybrid yang diusung Banyuwangi bukan sekadar menyiarkan aktivitas luring ke media daring seperti Youtube maupun live media sosial, tapi sudah lebih jauh dari itu, yaitu mengintegrasikan konsep daring dan luring. Mulai dari aktivitas pariwisata hingga transaksi UMKM.
Lihat Juga :