Kasus Anggota DPRD yang Maki Petugas Bandara Diserahkan ke BK
Senin, 09 Januari 2017 - 06:01 WIB
Kasus Anggota DPRD yang Maki Petugas Bandara Diserahkan ke BK
A
A
A
JAMBI - Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston membenarkan adanya kejadian anggota DPRD Provinsi Jambi yakni Salam, marah-marah kepada petugas bandara karena tidak terima ditegur, sebab dia memarkirkan kendaraan yang tidak pada tempatnya.
Mendengar hal tersebut, Cornelis Buston selaku Ketua DPRD Provinsi Jambi mengatakan, dirinya juga kaget mengetahui kejadian tersebut. Namun, kata Cornelis, pihak bandara telah menghubungi dirinya mengenai kejadian tersebut.
"Saya juga kaget, pagi-pagi GM Angkasa Pura langsung telepon saya. Dan saya juga sudah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak PT Angkasa Pura," kata Cornelis, Minggu (8/1/2016).
Dia sangat menyayangkan sikap arogansi anggotanya, yang berbuat kurang beretika kepada masyarakat.
"Benar ada kejadian di Bandara Sultan Thaha semalam. Itu karena kekhilafan saja. Saya sudah menelepon pihak angkasa pura bandara dan sudah ada permintaan maaf dari anggotanya," tuturnya.
Rencananya, Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jambi akan memanggil Salam. "Kita akan tetap memanggilnya besok untuk membahasnya di kantor," kata Cornelis.
Menurutnya, biarlah Badan Kehormatan (BK) yang bekerja, nanti menelusuri dan menyampaikan dan hasilnya itu akan dilakukan rapat pimpinan," jelasnya.
Ditanya apa penyebab permasalah tersebut terjadi, Cornelis menceritakan, sebenarnya, Dia (Salam), lagi menunggu kehadiran istri di bandara.
"Sebenarnya itu kecelakaan, dia bilang lagi parkir, lagi deman dan lagi jemput istrinya, parkir disana dan ada ketok-ketok oleh petugas bandara dan keluar ngamuk. Sampai-sampai nyebut nama DPR dan nama Gubernur segala macam," pungkasnya.
Mendengar hal tersebut, Cornelis Buston selaku Ketua DPRD Provinsi Jambi mengatakan, dirinya juga kaget mengetahui kejadian tersebut. Namun, kata Cornelis, pihak bandara telah menghubungi dirinya mengenai kejadian tersebut.
"Saya juga kaget, pagi-pagi GM Angkasa Pura langsung telepon saya. Dan saya juga sudah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak PT Angkasa Pura," kata Cornelis, Minggu (8/1/2016).
Dia sangat menyayangkan sikap arogansi anggotanya, yang berbuat kurang beretika kepada masyarakat.
"Benar ada kejadian di Bandara Sultan Thaha semalam. Itu karena kekhilafan saja. Saya sudah menelepon pihak angkasa pura bandara dan sudah ada permintaan maaf dari anggotanya," tuturnya.
Rencananya, Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jambi akan memanggil Salam. "Kita akan tetap memanggilnya besok untuk membahasnya di kantor," kata Cornelis.
Menurutnya, biarlah Badan Kehormatan (BK) yang bekerja, nanti menelusuri dan menyampaikan dan hasilnya itu akan dilakukan rapat pimpinan," jelasnya.
Ditanya apa penyebab permasalah tersebut terjadi, Cornelis menceritakan, sebenarnya, Dia (Salam), lagi menunggu kehadiran istri di bandara.
"Sebenarnya itu kecelakaan, dia bilang lagi parkir, lagi deman dan lagi jemput istrinya, parkir disana dan ada ketok-ketok oleh petugas bandara dan keluar ngamuk. Sampai-sampai nyebut nama DPR dan nama Gubernur segala macam," pungkasnya.
(sms)