Wali Kota Jakarta Barat Diperiksa Kejari Jakarta Selatan

Rabu, 14 September 2016 - 16:03 WIB
Wali Kota Jakarta Barat...
Wali Kota Jakarta Barat Diperiksa Kejari Jakarta Selatan
A A A
JAKARTA - Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi diperiksa Kejari Jakarta Selatan terkait dugaan korupsi lahan Pemprov DKI Jakarta di Grogol Utara, Jakarta Selatan. Anas Effendi diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi diperiksa Kejari Jakarta Selatan selama 2,5 jam. Anas mengatakan, tidak tahu apa-apa soal kasus dugaan korupsi lahan Pemprov DKI Jakarta di Grogol Utara tersebut.

"Tadi ditanya, tahu tidak masalah tanah Permata Hijau?, Saya bilang tidak tahu, di dalam (Kejari Jaksel) bincang-bincang saja tadi," ujarnya di Kejari Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2016).

Adapaun soal namanya yang disebut-sebut oleh sejumlah saksi yang telah diperiksa oleh jaksa, Anas pun mengaku kurang mengetahuinya.
Anas diperiksa sebagai saksi dan dimintai keterangannya karena pernah menjabat Wakil Wali Kota Jakarta Selatan pada kurun waktu 2008-2011.

Sebelumnya, jaksa juga memeriksa 32 saksi antara lain Wali Kota Jakarta Selatan Pardjoko, pejabat BPN Jakarta Selatan tahun 2013 dan 2014, pihak PT Permata Hijau, Lurah Grogol Utara tahun 2011 dan 2014, Camat Kebayoran Lama tahun 2011, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Heru Budi Hartono, dan 10 orang ahli waris yang mengaku memiliki tanah tersebut.

Sementara itu, Ketua Tim Penyidik Pidana Khusus Kejari Jaksel Herlangga Wisnu Murdianto menyebutkan, Anas ditanyai soal status lahan tersebut. Namun, tak banyak yang bisa digali dari Anas sebab penerbitan sertifikat HGB lahan itu tidak bersentuhan dengan Pemkot Jakarta Selatan, hanya ke Kantor Pertanahan Jakarta Selatan.

"Kami tanya dia tahu tidak itu lahan fasos fasum karena dia lama kan di Pemkot Jaksel, 19 tahun. Dari Camat Cilandak sampai terakhir Wali Kota tahun 2013. Kami anggap yang bersangkutan (Anas) sebagai pejabat waktu itu tahu soal kepemilikan lahan itu," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
1 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
1 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
2 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
3 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
4 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
5 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved