Imigran Gelap China Jadikan Jakarta sebagai Markas Cyber Crime

Jum'at, 05 Agustus 2016 - 16:33 WIB
Imigran Gelap China...
Imigran Gelap China Jadikan Jakarta sebagai Markas Cyber Crime
A A A
JAKARTA - Polisi menyebutkan, jika 31 WNA asal China dan Taiwan yang ditangkap itu juga telah melakukan pelanggaran imigrasi. Puluhan imigran gelap ini menjadikan Jakarta sebagai markas besar dalam melakukan penipuan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, kalau para WNA yang ditangkap itu melakukan penipuan dengan modus mengaku sebagai polisi dan kejaksaan. Mereka lantas menuduh korbannya telah melakukan money laundry dan memiliki utang pada sebuah bank kredit.

"Korbannya memang semuanya warga China dan Taiwan. Setelah korban ditekan dan dituduh itu, mereka yang mengaku sebagai anggota kepolisian dan kejaksaan lalu melakukan pemerasan," ujarnya pada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (5/8/2016).

Menurutnya, mereka melakukan penipuan itu melalui sambungan telepon. Sebab, para korban yang ditipu mereka itu ada di di luar negeri, yakni di China dan di Taiwan. Sedang di Jakarta ini, mereka menjadikannya sebagai markas penipuannya itu.

Selain melakukan penipuan, para WNA itu pun melakukan pelanggaran keimigrasian seperti menggunakan visa turis kunjungan namun menetap dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang ilegal.

"Kita duga melakukan pelanggaran keimigrasian juga, sehingga mereka akan kami serahkan ke Imigrasi untuk dilakukan deportasi karena memang Interpol dari Taiwan dan China sudah mengincar mereka," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Gelapkan Motor Warga...
Gelapkan Motor Warga Makassar, Imigran Afganistan Diringkus Polisi
Gelapkan Rp1,7 Miliar,...
Gelapkan Rp1,7 Miliar, Aipda DS Dilaporkan di Propam Polda Sumsel
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Terbukti Gelapkan Uang...
Terbukti Gelapkan Uang Jual Beli Kayu Rp3,6 Miliar, Bos PT DTA Divonis 1 Tahun
Diduga Lakukan Penipuan,...
Diduga Lakukan Penipuan, Pasutri Ini Dijebloskan ke Tahanan Polda Metro
Ditipu Rp1,5 M, Pria...
Ditipu Rp1,5 M, Pria Asal Surabaya Langsung Polisikan Direktur 2 Perusahaan
Berita Terkini
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
14 menit yang lalu
Bantargebang Hanya Terima...
Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, 146 Pasar Dilengkapi Tempat Sampah Pilah
1 jam yang lalu
Abidin Fikri: Evaluasi...
Abidin Fikri: Evaluasi Haji 2026, Bekal Perbaikan Layanan Tahun Depan
1 jam yang lalu
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
1 jam yang lalu
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
2 jam yang lalu
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved