Abu Jenazah Turis Rusia Belum Diambil Keluarga

Minggu, 03 April 2016 - 02:08 WIB
Abu Jenazah Turis Rusia...
Abu Jenazah Turis Rusia Belum Diambil Keluarga
A A A
SORONG - Abu jenazah turis asing asal Rusia yang tewas di Raja Ampat, Papua Barat, Sergey Lykhvar (39), hingga kini belum diambil pihak keluarganya.

Salah satu staf Kantor Konservasi Laut Daerah (KKLD) Sorong Yoan Agustine kepada MNC Media mengatakan, jenazah Sergey Lykhvar, di berita sebelumnya ditulis Sergei Vasilyevich, telah dikremasi di Distrik Klalin, Aimas, Kabupaten Sorong, Jumat (1/4/2016).

"Abu jenazah belum diambil oleh pihak keluarga," ungkap Yoan Agustine, Sabtu (2/4/2016).

Saat ditanya soal kapan abu jenazah turis asing tersebut diambil oleh pihak keluarga dan abu jenazah tersebut disemayamkan di mana, Yoan enggan menjawab pertanyaan tersebut dan menyarankan untuk bertanya ke pimpinannya.

"Soal itu langsung ke pimpinan saya, saya tidak punya hak untuk menjawab, terima kasih," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, warga negara Rusia yang dilaporkan hilang di Raja Ampat, Papua Barat, ditemukan tewas di dekat pasir panjang, Kampung Manyaifun, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat. (Baca juga: Warga Negara Rusia Dikabarkan Hilang di Raja Ampat).

Berdasarkan informasi yang diperoleh MNC Media, jenazah Sergey ditemukan Selasa (29/3/2016) pukul 09.30 WIT di Kampung Manyaifun oleh Tim SAR gabungan yang dipimpin Kapolres Raja Ampat AKBP Erfie Mahit.

Jenazahnya ditemukan dengan posisi telungkup, tangan kanan putus, kaki kiri patah ke depan. Korban sudah membusuk dan membengkak. Dugaan sementara korban melakukan snorkling dan disambar oleh buaya.

Kepala Sub Seksi Pengawasan Kantor Kawasan Konservasi Laut Daerah UPTD Raja Ampat Melki Panjaitan kepada MNC MEDIA mengatakan, dari informasi yang didapatkan dari Tim SAR, korban ditemukan di sekitar hutan mangrove yang terdapat buaya besar.

"Almarhum ditemukan di sekitar kawasan hutan mangrove dengan kondisi mengenaskan. Kawasan itu memang setahu kami ada buayanya, korban pun sudah dilarang oleh guidenya, namun karena korban ngotot dan suka akan hal-hal menantang, makanya terjadi seperti ini," jelas Melki, Rabu (30/3/2016).

Dari hasil visum dokter di RSUD Raja Ampat, diduga kuat korban tewas akibat diterkam buaya. Hal itu terlihat dari kondisi luka pada tubuh korban.
(zik)
Berita Terkait
Doa Mencari Orang Hilang...
Doa Mencari Orang Hilang agar Bisa Kembali Lagi
Sepekan Hilang, Kakek...
Sepekan Hilang, Kakek Gesuri Ditemukan Kelaparan di Hutan Enrekang
3 Anaknya Hilang saat...
3 Anaknya Hilang saat Pamit Sekolah, Bapak Ini Datangi Polisi
4 Gadis ABG di Palembang...
4 Gadis ABG di Palembang Hilang Bersamaan, Orang Tua Lapor Polisi
Wanita Cantik Asal Makassar...
Wanita Cantik Asal Makassar Hilang Misterius Saat Mendaki di Gunung Labbo Maros
Jalan ke Pegunungan...
Jalan ke Pegunungan Muria, warga Jepara Hilang di Hutan Dukuh Salak
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
1 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
3 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
6 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
6 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
7 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved