Kasus Aborsi di Surabaya, Polisi Gerebek Rumah Dukun Bayi

Jum'at, 11 Desember 2015 - 12:54 WIB
Kasus Aborsi di Surabaya,...
Kasus Aborsi di Surabaya, Polisi Gerebek Rumah Dukun Bayi
A A A
SURABAYA - Aparat Polrestabes Surabaya menggerebek rumah seorang dukun bayi di Temanggung Wetang Gang Randu, Surabaya, Jawa Timur, terkait kasus aborsi.

Penggerebekan ini bermula dari terungkapnya kasus aborsi dengan tersangka Er, warga Simorejo Timur, Surabaya. Er merupakan otak dari pembunuhan sadis terhadap janin berusia enam bulan yang dikandung oleh FR. FR diketahui sebagai pacar VA yang tak lain adalah anak pertama Er.

Dalam penggerebekan rumah tempat aborsi itu, polisi berhasil mengamankan Ad (66), seorang dukun bayi di kawasan tersebut.

Penggerebekan ini dipimpin oleh Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Imacaluta Sherly Mayangsari. Penggerebekan yang dilakukan Kamis (10/12/2015) sekitar pukul 20.00 WIB ini membuat kaget warga sekitar.

Rupanya saat penggerebekan di rumah itu, Ad sedang menangani kelahiran seorang ibu. Polisi langsung memanggil ambulans dan bidan setempat untuk memberikan pertolongan kepada ibu yang sedang melahirkan itu.

"Ayo cepat, ibu yang mau melahirkan ini segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Segera dibawa ke rumah sakit," kata Sherly menginstruksikan kepada anggotanya.

Setelah itu, polisi langsung mengamankan Ad dan dimasukkan ke dalam mobil polisi. Sedangkan Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP di rumah Ad.

Menurut Sherly, sang dukun bayi ini masih berstatus saksi terperiksa terkait kasus aborsi yang melibatkan tersangka Er. "Sementara statusnya masih saksi terperiksa. Kami akan memintai keterangan terkait pengungkapan kasus kematian janin berusia enam bulan," katanya.

Selain mengamankan Ad, dari penggerebekan itu polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya minyak yang digunakan untuk melakukan aborsi.
(zik)
Berita Terkait
Pengungkapan Kasus Praktik...
Pengungkapan Kasus Praktik Aborsi Ilegal di Bali
2 Bidan di Kota Kendari...
2 Bidan di Kota Kendari Gugurkan Kandungan Siswa Kelas 1 SMA
Aborsi Ilegal di Klinik...
Aborsi Ilegal di Klinik Pandeglang, Sudah Lebih 100 Janin Digugurkan
Ditreskrimsus Polda...
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Aborsi Ilegal di Bekasi
Terkuak, Kuburan Janin...
Terkuak, Kuburan Janin Bayi yang Ditemukan Warga Bukan Korban Aborsi
Cegah Aborsi Ilegal,...
Cegah Aborsi Ilegal, Akademisi: Kesehatan Reproduksi Harus Diajarkan Sejak Dini
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved