Terkuak, Kuburan Janin Bayi yang Ditemukan Warga Bukan Korban Aborsi
Kamis, 06 Mei 2021 - 16:35 WIB
loading...
Kasat Reskrim Polres Mojokerto Andaru Rahutomo.Foto SINDOnews/Tritus Julan.
A
A
A
MOJOKERTO - Misteri janin bayi yang dikubur di area pemakaman Islam Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, akhirnya terungkap. Bayi tersebut bukan korban aborsi.
Hal itu terungkap setelah petugas Satreskrim Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan sebanyak 10 orang saksi. Hasilnya, terkuak jika orang tua bayi tersebut yakni Danny Triyono (27) dan Silvia Lailatul Sobica, warga setempat.
"Saudara Danny ini mengaku telah menguburkan janin di sana pada hari Rabu tanggal 21 April 2021 sekitar pukul 15.30," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto Andaru Rahutomo, Kamis (6/5/2021). Baca juga:Khawatir Tambah Beban Ekonomi, Istri Driver Ojol Ini Gugurkan Janin Bayi
Dari hasil pemeriksaan janin tersebut merupakan hasil pernikahan sah antara keduanya. Namun, saat mengandung sang istri mengalami keguguran dan mengancam keselamatan Silvia. Hingga akhirnya Silvia harus dilarikan ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk mendapat penanganan medis.
"Janin itu dikubur setelah istrinya keguguran dan menjalani perawatan selama tiga hari di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. Dan penangannya harus dilakukan tindakan kedokteran berupa operasi curete," beber Andaru.
Hal itu terungkap setelah petugas Satreskrim Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan sebanyak 10 orang saksi. Hasilnya, terkuak jika orang tua bayi tersebut yakni Danny Triyono (27) dan Silvia Lailatul Sobica, warga setempat.
"Saudara Danny ini mengaku telah menguburkan janin di sana pada hari Rabu tanggal 21 April 2021 sekitar pukul 15.30," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto Andaru Rahutomo, Kamis (6/5/2021). Baca juga:Khawatir Tambah Beban Ekonomi, Istri Driver Ojol Ini Gugurkan Janin Bayi
Dari hasil pemeriksaan janin tersebut merupakan hasil pernikahan sah antara keduanya. Namun, saat mengandung sang istri mengalami keguguran dan mengancam keselamatan Silvia. Hingga akhirnya Silvia harus dilarikan ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk mendapat penanganan medis.
"Janin itu dikubur setelah istrinya keguguran dan menjalani perawatan selama tiga hari di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. Dan penangannya harus dilakukan tindakan kedokteran berupa operasi curete," beber Andaru.
Lihat Juga :