Korban Elf Maut di Cipali Bertambah, Totalnya 12 Orang
Jum'at, 04 Desember 2015 - 19:54 WIB
Korban Elf Maut di Cipali Bertambah, Totalnya 12 Orang
A
A
A
CIREBON - Korban kecelakaan maut di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang masuk Kabupaten Indramayu, bertambah menjadi 12 orang. Dini hari tadi, korban luka bernama Casti (69) akhirnya meninggal dunia.
Casti sebelumnya tercatat sebagai salah satu dari lima korban luka yang dirawat di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.
Sebelum mengembuskan nafas terakhirnya, wanita lansia itu mengalami luka serius di kepala, dada, dan kaki. Sejak dirawat akibat kecelakaan maut yang menimpa dirinya dan belasan orang lain, kesehatan Casiti turus menurun.
Dia bahkan sempat tak sadarkan diri. Hal ini membuatnya harus menjalani perawatan di ruang ICU. Setelah meninggal, jenazah Casiti langsung dibawa pulang pihak keluarga ke Desa Tegalmunding, Bumiayu, Jawa Tengah.
"Almarhum sepertinya tak kuat menahan kesakitan di dada. Kami akan bawa pulang jenazahnya ke Bumiayu untuk dikebumikan," ungkap seorang keluarga Casiti, Nursidin, Jumat (4/12/2015).
Dari total lima penumpang elf yang terluka, hingga kemarin hanya dua orang yang masih mendapat perawatan di RS Mitra Plumbon, yakni Husen dan Solehudin. Keduanya masih menanti pihak keluarga untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.
Solehudin yang sempat tak sadarkan diri dan dirawat di ruang high care unit (HCU) RS Mitra Plumbon, kondisinya diketahui semakin membaik. Begitu juga dengan Husen, korban lain yang menderita luka di perut dan kepala.
Korban lainnya Makhtup diketahui telah dibawa pulang pihak keluarga dini hari kemarin. Makhtup merupakan korban kecelakaan yang mengalami luka ringan.
Meninggalnya Casti menambah daftar panjang korban kecelakaan travel maut di ruas Cipali. Sebelumnya, korban meninggal akibat kecelakaan itu 11 orang yang seluruhnya tewas di lokasi kejadian.
Dalam kejadian itu, pengemudi elf Abdul Gofar yang termasuk salah satu dari lima korban luka dan dirawat di RS Mitra Plumbon, ditetapkan sebagai tersangka. Status hukumnya membuat dia harus diamankan petugas.
Casti sebelumnya tercatat sebagai salah satu dari lima korban luka yang dirawat di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.
Sebelum mengembuskan nafas terakhirnya, wanita lansia itu mengalami luka serius di kepala, dada, dan kaki. Sejak dirawat akibat kecelakaan maut yang menimpa dirinya dan belasan orang lain, kesehatan Casiti turus menurun.
Dia bahkan sempat tak sadarkan diri. Hal ini membuatnya harus menjalani perawatan di ruang ICU. Setelah meninggal, jenazah Casiti langsung dibawa pulang pihak keluarga ke Desa Tegalmunding, Bumiayu, Jawa Tengah.
"Almarhum sepertinya tak kuat menahan kesakitan di dada. Kami akan bawa pulang jenazahnya ke Bumiayu untuk dikebumikan," ungkap seorang keluarga Casiti, Nursidin, Jumat (4/12/2015).
Dari total lima penumpang elf yang terluka, hingga kemarin hanya dua orang yang masih mendapat perawatan di RS Mitra Plumbon, yakni Husen dan Solehudin. Keduanya masih menanti pihak keluarga untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.
Solehudin yang sempat tak sadarkan diri dan dirawat di ruang high care unit (HCU) RS Mitra Plumbon, kondisinya diketahui semakin membaik. Begitu juga dengan Husen, korban lain yang menderita luka di perut dan kepala.
Korban lainnya Makhtup diketahui telah dibawa pulang pihak keluarga dini hari kemarin. Makhtup merupakan korban kecelakaan yang mengalami luka ringan.
Meninggalnya Casti menambah daftar panjang korban kecelakaan travel maut di ruas Cipali. Sebelumnya, korban meninggal akibat kecelakaan itu 11 orang yang seluruhnya tewas di lokasi kejadian.
Dalam kejadian itu, pengemudi elf Abdul Gofar yang termasuk salah satu dari lima korban luka dan dirawat di RS Mitra Plumbon, ditetapkan sebagai tersangka. Status hukumnya membuat dia harus diamankan petugas.
(san)