Gas Berbahaya Selimuti Puncak Gunung Slamet

Jum'at, 31 Juli 2015 - 14:38 WIB
Gas Berbahaya Selimuti...
Gas Berbahaya Selimuti Puncak Gunung Slamet
A A A
PEMALANG - Penutupan jalur pendakian ke Gunung Slamet bukan hanya karena statusnya waspada, namun juga karena keberadaan gas berbahaya yang berada di sekitar puncak gunung api tersebut.

Sukedi, petugas pengamat di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang mengatakan, di sekitar puncak Gunung Slamet terdapat gas H2S (hydrogen sulfide), dan SO2 (sulfur dioksida) yang bercampur udara sehingga rawan terhirup warga yang mendekati puncak gunung.

"Jika terhirup efeknya bisa berbahaya. Jadi pendaki kami minta untuk mentaati himbauan dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana) agar tidak berada di radius 2 kilometer dari puncak," kata Sukedi, Jumat (31/7/2015).

Dijelaskan status Gunung Slamet belum diturunkan karena aktivitas vulkanik yang terpantau masih tergolong tinggi. Berdasarkan pengamatan, aktivitas yang terjadi didominasi oleh gempa hembusan. "Jumlah gempa masih cukup tinggi," ucap dia.

Catatan pengamatan pada 30 Juli hingga 31 Juli 2015 pukul 06.00 WIB - 06.00 WIB, Gunung Slamet teramati mengeluarkan hembusan asap putih tipis dengan tinggi 50 - 150 meter. Selain itu, juga terekam 1.044 kali gempa hembusan.

Seperti diketahui, Gunung Slamet berstatus waspada sejak 5 Januari. Saat itu, PVMBG menaikkan status gunung yang membentang di lima kabupaten di Jawa Tengah karena aktivitas vulkaniknya terpantau meningkat.
(nag)
Berita Terkait
Gua Lawa di Lereng Timur...
Gua Lawa di Lereng Timur Gunung Slamet Terbentuk oleh Magma
Jenazah Pendaki Gunung...
Jenazah Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Dievakuasi, Penyebab Meninggalnya Diumumkan Rumah Sakit
Suara Gemuruh dari Puncak...
Suara Gemuruh dari Puncak Gunung Slamet, Bikin Siswa SD Ketakutan
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Waspada! Aktivitas Gunung...
Waspada! Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Warga Diminta Menjauh
Kisah Naomi Pendaki...
Kisah Naomi Pendaki Gunung Slamet: Tersesat 2 Hari, Selamat karena Ikuti Burung
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
58 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Puncak Ibadah...
Jadwal Puncak Ibadah Haji 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved