Terbakar, 40 Penumpang Bus Gunung Harta Kocar -kacir
Selasa, 23 Juni 2015 - 08:11 WIB
Terbakar, 40 Penumpang Bus Gunung Harta Kocar -kacir
A
A
A
JEMBER - Bus Gunung Harta jurusan Denpasar-Surabaya tibatiba terbakar pada Minggu (21/6) malam. Diduga kebakaran berasal dari korsleting panel listrik di bagian belakang bus.
Tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun, kebakaran membuat 40 penumpang sempat panik sambil histeris dan berhamburan berebut keluar dari dalam bus untuk menyelamatkan diri. Bus bernomor polisi DK- 9133-GH jurusan Denpasar- Surabaya terbakar di jalur Gumitir, perbatasan Kabupaten Jember-Banyuwangi, tepatnya 200 meter sebelah barat Watu Gudang masuk Dusun Gunung Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.
Bus yang dikemudikan Sudawam, 46, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Panti, Jember, tiba-tiba berhenti. Dari bagian belakang muncul asap lalu muncul percikan api. Para penumpang sontak berteriak lalu lekas turun sambil membawa barang. Api yang awal kecil lambat-laun makin besar dan berkobar menghanguskan seluruh badan bus. Warga sekitar lokasi yang mengetahui kejadian segera langsung menghubungi polisi. Tidak berselang lama, petugas dari Satlantas dan Sabhara Polres Jember yang sedang rutin melaksanakan patroli bulan Ramadan di kawasan Gunung Gumitir pun langsung mengevakuasi penumpang.
Unit Laka lantas bersama Satreskrim mendatangi TKP mengamankan serta melakukan olah TKP. Kasatlantas AKP Mario Prahatinto mengungkapkan, dari hasil olah tempat kejadian untuk sementara disimpulkan kebakaran bus terjadi akibat korsleting di bagian listrik mesin pendingin udara. “Korsleting terjadi pada listrik mesin AC di belakang bus dan kejadian tersebut tidak menimbulkan adanya korban jiwa,” kata Mario.
Namun untuk kepentingan penyidikan, Polres Jember sudah mengamankan sopir bus. Langkah itu dimintai keterangannya, termasuk memintai keterangan dari beberapa penumpang yang mengetahui kejadian tersebut. Sementara kerangka bus sampai saat ini masih berada di lokasi, selanjutnya Unit Laka dibantu Polsek Sempolan berusaha melakukan upaya evakuasi bangkai bus nahas itu.
P juliatmoko
Tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun, kebakaran membuat 40 penumpang sempat panik sambil histeris dan berhamburan berebut keluar dari dalam bus untuk menyelamatkan diri. Bus bernomor polisi DK- 9133-GH jurusan Denpasar- Surabaya terbakar di jalur Gumitir, perbatasan Kabupaten Jember-Banyuwangi, tepatnya 200 meter sebelah barat Watu Gudang masuk Dusun Gunung Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.
Bus yang dikemudikan Sudawam, 46, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Panti, Jember, tiba-tiba berhenti. Dari bagian belakang muncul asap lalu muncul percikan api. Para penumpang sontak berteriak lalu lekas turun sambil membawa barang. Api yang awal kecil lambat-laun makin besar dan berkobar menghanguskan seluruh badan bus. Warga sekitar lokasi yang mengetahui kejadian segera langsung menghubungi polisi. Tidak berselang lama, petugas dari Satlantas dan Sabhara Polres Jember yang sedang rutin melaksanakan patroli bulan Ramadan di kawasan Gunung Gumitir pun langsung mengevakuasi penumpang.
Unit Laka lantas bersama Satreskrim mendatangi TKP mengamankan serta melakukan olah TKP. Kasatlantas AKP Mario Prahatinto mengungkapkan, dari hasil olah tempat kejadian untuk sementara disimpulkan kebakaran bus terjadi akibat korsleting di bagian listrik mesin pendingin udara. “Korsleting terjadi pada listrik mesin AC di belakang bus dan kejadian tersebut tidak menimbulkan adanya korban jiwa,” kata Mario.
Namun untuk kepentingan penyidikan, Polres Jember sudah mengamankan sopir bus. Langkah itu dimintai keterangannya, termasuk memintai keterangan dari beberapa penumpang yang mengetahui kejadian tersebut. Sementara kerangka bus sampai saat ini masih berada di lokasi, selanjutnya Unit Laka dibantu Polsek Sempolan berusaha melakukan upaya evakuasi bangkai bus nahas itu.
P juliatmoko
(ars)