Enam Pembunuh Aditya Berkeliaran

Selasa, 09 Juni 2015 - 10:13 WIB
Enam Pembunuh Aditya...
Enam Pembunuh Aditya Berkeliaran
A A A
SURABAYA - Meski sudah menangkap empat tersangka kasus pembunuhan Aditya Wahyu Budi Hartanto, mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang tewas dikeroyok anggota geng motor, namun enam tersangka lainnya masih bebas berkeliaran.

Bahkan Polrestabes Surabaya sudah menetapkan mereka sebagai daftar pencarian orang (DPO). Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete mengungkapkan, enam pelaku yang masih diburu, yakni Rozi, Totti, Adi Unyil, Joshua, Eteng, dan Emirin. Selain enam orang tersebut, polisi menduga masih ada pelaku lainnya. Takdir menjelaskan, saat korban dikeroyok dan meninggal dunia pada 2 Juni lalu, ada dua kelompok yang tergabung dalam balapan liar itu.

Kelompok pertama menyebut dirinya sebagai kelompok Lolipop, sedangkan kelompok kedua menyebut Raiza. Dari kelompok Lolipop sudah ada empat orang yang ditangkap dan semua ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Rizky Topan, Bayu Gunawan, Faizal Maulana Putra, dan Rizky. Dari empat orang tersebut, Bayu Gunawan diduga sebagai pimpinan dari kelompok itu.

Di antara empat tersangka itu tidakhanyamenganiayatapijuga menjarah barang pribadi korban. “Dari kelompok Lolipop masih ada yang diduga sebagai pelaku danbelumtertangkap. Kamijuga terus memburu pelaku dari kelompok Raiza,” kata Takdir. Hingga kemarin pihaknya terus mengembangkan kasus tersebut dan mencari tahu keberadaan para pelaku yang belum tertangkap.

Terkait dengan penetapan DPO, Takdir meminta keluarga para tersangka kooperatif kepada polisi. Demikian juga masyarakat yang mengetahui keberadaan para pelaku agar melapornya sehingga bisa tangkap. “Kami meminta para pelaku menyerahkan diri. Dan jika ada pihak keluarga berusaha melindungi, maka kami akan mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

Takdir mengungkapkan, peristiwa bermula saat korban bernama Aditya sehari-hari bekerja sebagai DJ terlibat kecelakaan lalu lintas dengan gerombolan pemuda yang sedang adu balap liar, Selasa (2/6) dini hari, di kawasan Ngagel. Saat itu dua geng dari kelompokmotorberbedasedang beradu motor tersenggol dengan mobil yang dikendarai korban sehingga terjadi kecelakaan.

Selanjutnya salah seorang tersangka berinisial RT memprovokasi kelompoknya untuk mengejar korban yang mengendarai Suzuki X-Over warna merah bernomor polisi W-1233- RG. Mengetahui dikejar belasan orang, korban berniat kabur dan mempercepat laju mobilnya. Tapi, mobil korban malah menabrak pohon hingga ringsek di bagian depan.

“Para tersangka kemudian melempari mobil korban dengan batu dan paving. Setelah mobil terhenti, para tersangka memaksa dan menyeret korban keluar meski sedang terluka akibat tabrakan,” katanya. Meski korban dalam kondisi terluka, kata dia, para tersangka tetap memukuli korban hingga meninggal dunia di lokasi.

“Dari pengakuan para tersangka, korban masih hidup saat ditinggalkannya,” kata perwira menengah tersebut.

Lutfi yuhandi
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
1 menit yang lalu
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
13 menit yang lalu
CFIRST Sayangkan Langkah...
CFIRST Sayangkan Langkah JPU Ajukan Banding dalam Kasus Dedi Saputra
24 menit yang lalu
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
28 menit yang lalu
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
2 jam yang lalu
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
Ternyata Rudal Pembunuh...
Ternyata Rudal Pembunuh 21 Tentara Israel Produksi Lokal Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved