Harga Bahan Pokok Merambat Naik

Sabtu, 16 Mei 2015 - 09:54 WIB
Harga Bahan Pokok Merambat...
Harga Bahan Pokok Merambat Naik
A A A
BOJONEGORO - Mendekati bulan puasa harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro memperkirakan kenaikan harga bahan pokok selama Ramadan sekitar 10% dari sebelumnya.

Di sejumlah pasar tradisional di Kota Bojonegoro, seperti Pasar Banjarejo dan Pasar Besar Kota Bojonegoro harga bahan pokok mulai naik sejak sepekan terakhir. Misalnya, beras kelas premium seperti C-4 dari Rp7.600 per kilogram (kg) kini naik menjadi Rp8.000 per kg. Kemudian, telur ayam dari harga Rp17.000 per kg naik menjadi Rp19.000 per kg. Begitu juga dengan minyak goreng curah dari semula Rp10.000 per liter naik menjadi Rp11.500 per liter.

Gula pasir juga naik dari Rp10.000 per kg menjadi Rp11.000 per kg. Menurut pedagang bahan pokok di Pasar Besar Kota Bojonegoro, Martono, 49, kenaikan harga bahan pokok dimulai dari telur yang diikuti oleh barangbarang lain, seperti beras baik itu jenis rojolele, ciheirang, juga C-4. “Ya harga kebutuhan mulai naik,” ujarnya. Dia khawatir memasuki Ramadan nanti harga bahan pokok lainnya, yakni daging sapi, daging ayam, serta kebutuhan dapur juga naik.

Seperti cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih, merica, dan sejenisnya. Menurut Kepala Seksi Usaha dan Swadaya Disperindag Bojonegoro Didik Hari Supriyadi, kenaikan kebutuhan pokok kemungkinan karena permintaan yang tinggi. Misalnya, permintaan gula pasir, minyak goreng, dan telur yang meningkat. Bisa jadi tingginya permintaan barang jenis ini karena mendekati puasa.

Disperindag Bojonegoro telah berupaya menstabilkan harga kebutuhan pokok di lapangan. Mereka telah menggelar pasar murah saat awal puasa, pertengahan, dan menjelang Idul Fitri. Lokasinya akan merata, yaitu di 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro. “Operasi pasar murah itu untuk menekan kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Selain itu, juga mencegah aksi penimbunan yang dilakukan oleh tengkulak,” ungkapnya.

Muhammad roqib
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
17 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved