Elemen Warga Bogor Minta Kejati Usut Dugaan Korupsi di PUPR TA 2017

Kamis, 07 Februari 2019 - 17:42 WIB
Elemen Warga Bogor Minta...
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GMBI Kabupaten Bogor bersama Elemen Pemuda Nasional (Pemnas) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Kamis (7/2/2019). Foto Ist
A A A
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GMBI Kabupaten Bogor bersama Elemen Pemuda Nasional (Pemnas) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Kamis (7/2/2019). Mereka menuntut agar aparat Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan jajarannya di Kabupaten Bogor segera mengusut kasus dugaan korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Bogor tahun anggaran 2017.
Elemen Warga Bogor Minta Kejati Usut Dugaan Korupsi di PUPR TA 2017

Aksi elemen masyarakat Bogor ini diwarnai dengan pembentangan pamflet dan poster desakan pemberantasan korupsidi Bumi Tegar Beriman dan pembakaran ban di depan Kantor Dinas PUPR. Sehingga aksi mereka mendapat pengawalan ketat dari anggota Satpol PP Kabupaten Bogor dan aparat Polres Bogor.

"Saya minta aparat kejaksaan mulai dari Kejari Cibinong hingga Kejati Jawa Barat bisa turun tangan mengusut kasus dugaan korupsi di Dinas PUPR tahun anggaran 2017," kata Koordinator Aksi Sandi M Ilham dalam keterangannya kepada SINDOnews, Kamis (7/2/2019).

Ilham mengaku aksi unjuk rasa ini kali kedua dilakukan setelah beberapa hari kemarin, aksi mereka tidak ditanggapai Dinas PUPR Kabupaten Bogor untuk membuka hasil audit anggaran tahun 2017 yang diduga terdapat dugaan korupsi mencapai miliaran rupiah.

"Kami sebagai elemen masyarakat yang mempunyai fungsi kontrol pemerintahan daerah mendesak aparat kejaksaan dan kepolisian untuk segera bertindak mengusut dugaan korupsi di Dinas PUPR," timpalnya.

Sandi pun mengaku akan kembali melakukan aksi unjuk rasa yang lebih besar hingga tuntutan untuk memeriksa oknum - oknum di Dinas PUPR yang diduga telah menyelewengkan anggaran ataupun mengetahui dugaaan korupsi anggaran tersebut segera dilaksanakan.

"Kami akan terus melakukan unjuk rasa hingga pihak aparat kejaksaan maupun kepolisian memeriksa pejabat terkait yang diduga mengetahui dugaan korupsi tersebut," pungkas Sandi.
(sms)
Berita Terkait
Ini Jumlah Kerugian...
Ini Jumlah Kerugian Negara Akibat Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya
Dipanggil Jaksa Dalam...
Dipanggil Jaksa Dalam Kasus Korupsi, Mantan Bupat Inhil Ngaku Sakit Jantung
2 Eks Bendahara Dinas...
2 Eks Bendahara Dinas PUPR Nias Selatan Jadi Tersangka Kasus Korupsi Anggaran Belanja
Gugatan Praperadilan...
Gugatan Praperadilan Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp1,7 Miliar yang Juga Ketum Kadin Jabar Ditolak
Buronan Kasus Korupsi...
Buronan Kasus Korupsi APBD Morowali Ditangkap di Samarinda
Korupsi Lahan TPU COVID-19...
Korupsi Lahan TPU COVID-19 Telah Mencoreng Citra Pemkot Cimahi
Berita Terkini
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
2 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
3 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
4 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
4 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
4 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved