Gubernur Minta ODP dan OTG di Makassar Dikarantina di Hotel
Selasa, 28 April 2020 - 12:50 WIB
loading...
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah didampingi Pj Wali Kota Makassar dan Kepala Dinas Kesehatan saat mengunjungi posko COVID-19 Makassar. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, meminta agar orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) COVID-19 di Makassar segera dikarantina di hotel.
Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi Posko COVID-19 Kota Makassar, di jalan Nikel Raya, Makassar, Selasa (28/4/2020). Kehadiran orang nomor satu di Sulsel ini disambut langsung Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama Sekkot Makassar, M Ansar serta Kadis Kesehatan, Naisyah Tun Azikin.
“Kita ingin memastikan seluruh warga yang berstatus OTG dan ODP yang ada di Makassar agar dikarantina di hotel yang sudah kita siapkan. Sebelum melakukan transmisi ke orang yang sehat," kata Nurdin Abdullah.
Pada kesempatan tersebut, Nurdin juga melihat sejumlah aktivitas di dalam posko Utama COVID-19 kota Makassar dan menanyakan sejumlah perkembangan data yang terpampang di monitor data penanganan virus ini.
"Kita harus segera bisa hentikan pergerakannya (ODP dan OTG) dengan cara karantina, karena walaupun di isolasi di rumah, itu masih tetap memungkinkan untuk keluar dan berinteraksi dengan yang lain, inikan berbahaya," lanjutnya.
Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi Posko COVID-19 Kota Makassar, di jalan Nikel Raya, Makassar, Selasa (28/4/2020). Kehadiran orang nomor satu di Sulsel ini disambut langsung Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama Sekkot Makassar, M Ansar serta Kadis Kesehatan, Naisyah Tun Azikin.
“Kita ingin memastikan seluruh warga yang berstatus OTG dan ODP yang ada di Makassar agar dikarantina di hotel yang sudah kita siapkan. Sebelum melakukan transmisi ke orang yang sehat," kata Nurdin Abdullah.
Pada kesempatan tersebut, Nurdin juga melihat sejumlah aktivitas di dalam posko Utama COVID-19 kota Makassar dan menanyakan sejumlah perkembangan data yang terpampang di monitor data penanganan virus ini.
"Kita harus segera bisa hentikan pergerakannya (ODP dan OTG) dengan cara karantina, karena walaupun di isolasi di rumah, itu masih tetap memungkinkan untuk keluar dan berinteraksi dengan yang lain, inikan berbahaya," lanjutnya.
Lihat Juga :