Pulau Pananggalat di Mentawai Dijual Senilai Rp15 Miliar, Cek Faktanya

Jum'at, 13 Januari 2023 - 10:18 WIB
loading...
Pulau Pananggalat di...
Sebuah situs asing menghebohkan jagat maya di Indonesia, khususnya Sumatera Barat. Pasalnya, situs tersebut menjual sebuah pulau di tanah air. (Ist)
A A A
PADANG - Sebuah situs asing menghebohkan jagat maya di Indonesia, khususnya Sumatera Barat. Pasalnya, situs tersebut menjual sebuah pulau di tanah air.

Pulau tersebut adalah Pananggalat yang terletak di Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. namun setelah dilacak situs itu mendadak menghapus penjualan tersebut.

Dari data yang dirangkum, luas pulau yang diperjualbelikan tersebut sesuai yang tertera pada laman itu adalah 17.400 meter persegi. Harga jualnya yakni 1.005.000 US Dolar atau jika dikonversi ke rupiah sekitar Rp15 miliar.

Pulau tersebut tidak menyantumkan nama atau pun perusahaan penjual, hanya saja, Pulau Panangalat dilabel dengan nama Pulau A Frame seperti di situs yang sudah dihapus https://www.internationalsurfproperties.com/listing/mentawai-a-frames-surf-island/

Pulau A Frame ini terletak di lokasi yang berdekatan dengan spot-spot ombak selancar air yang menjadi favorit wisatawan asing. Bahkan dalam situs tersebut mendeskripsikan dikelilingi oleh pantai pasir putih sepanjang 800 m.

Gelombang selancar melingkar dan terumbu karang hidup sepanjang 600m. selain itu ada 7 ombak kelas dunia lainnya dalam jarak 900 meter dari pulau.

Pulau itu dikenal dengan nama daerah nya adalah pulau pananggalat ada beberapa resort di sekitar pulau tersebut yakni pulau Kandui, Baby Kandui, Pistols, Rifles, Four Bobs, Karingbat Left dan Malibu’s.

Penjual juga membuka peluang pada investor asing untuk mengembangkan bisnis mereka di Pulau Panangalat.

Penjualan Pulau Pananggalat tersebut sebenarnya sudah terjadi pada tahun 2020 oleh sebuah situs privateislandonline.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Mentawai Joni Anwar membantah adanya penjualan pulau seperti yang beredar di situs online.

“Tanah itu masih dimiliki oleh yang punya lahan yakni warga setempat. Tanaman yang ada di pulau tersebut masih dikuasai oleh si pemilik lahan. Nama pemilik itu Carolina Samapopoupou,” katanya, Kamis (13/1/2023)

Dikatakan Joni, belum ada jual beli, serta surat jual beli tidak jelas. Belum ada dokumen jelas yang pihaknya terima terkait pulau dan penjualan itu.

“Orang luar tidak bisa menguasai pulau-pulau yang ada. Dan kita sudah rapat dengan Pj Bupati Mentawai terkait hal itu. Pihak pemerintah juga tegas bawah tidak ada penjualan pulau Panaggalat seperti di situs online yang beredar selama ini,” ungkapnya.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh tim Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, bahwa tenyata yang ditawarkan itu adalah Hak Guna Bangunan (HGB).

“HGB boleh dipegang oleh perusahaan dalam negeri tapi boleh juga dipegang oleh perusahaan asing tapi yang didirikan di Indonesia,” katanya.

Baca: Rumah Mantan Sekda Kota Salatiga Terbakar, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik.

HGB tersebut keluar pada tahun 2009 sampai 2029 masa izinnya itu 20 tahun, untuk HGB pertama dipegang oleh sebuah PT yang bekerja bagian pariwisata.

Namun Kadis tidak ingat nama PT tersebut, kemudian pada tahun 2016 perusahan pertama berhenti dan dilanjutkan PT. Laut Menari, namun pada tahun 2023 ini kembali menawarkan untuk melanjutkan HGB tersebut kepada pihak investor.

“Jadi yang ada di Pulau tersebut itu hanya pelabuhan tapi sudah hancur. Kemudian cengkeh dan kelapa pemilik tanah tidak ada bangunan resort lainnya, itu informasi yang kita telusuri soal pulau tersebut,” pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 5,2...
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Agam Sumatra Barat
5 Kali Gempa Dangkal...
5 Kali Gempa Dangkal Guncang Solok Selatan Sumbar, Berpusat di Darat
AKPI Distribusikan Bantuan...
AKPI Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar
Prabowo Tiba di Sumbar,...
Prabowo Tiba di Sumbar, Kembali Tinjau Penanganan Bencana dan Pemulihan Infrastruktur
Pemprov Sumbar Perpanjang...
Pemprov Sumbar Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 22 Desember 2025
Pengungsi Korban Bencana...
Pengungsi Korban Bencana Sumbar Terserang 10 Jenis Penyakit, ISPA Terbanyak
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Menang Praperadilan,...
Menang Praperadilan, Kamser Tetap Disidang
Rekomendasi
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Berita Terkini
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved