Peringati 18 Tahun Tsunami, Ribuan Warga Aceh Barat Larut Dalam Zikir
Senin, 26 Desember 2022 - 12:57 WIB
loading...
Ribuan masyarakat Aceh Barat, Aceh larut dalam zikir dan doa untuk mengenang 18 tahun peristiwa gempa magnitudo 9,3 dan tsunami di Tugu Tsunami di Desa Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan. Foto/iNews TV/Afsah
A
A
A
ACEH BARAT - Ribuan masyarakat Aceh Barat larut dalam zikir dan doa untuk mengenang 18 tahun peristiwa gempa dan tsunami Aceh. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 9,3 yang memicu gelombang tsunami hingga meluluhlantakkan Aceh ini terjadi pada 26 Desember 2004 pada pukul 07.58 WIB silam.
Bencana dahsyat ini berdasarkan data PBB pada 4 Januari 2005 mengakibatkan korban jiwa yang jumlahnya tembus hingga 200.000 orang.
Baca juga: Tangis Haru Menyelimuti Keluarga Anggota Brimob yang Hilang 16 Tahun Saat Tsunami Aceh
Mengenang bencana gempa dan tsunami dashyat pada 2004, warga Aceh Barat menggelar peringatan yang dipusatkan di Tugu Tsunami di Desa Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan.
Kepala Desa Pasir, Romi Saputra mengatakan untuk mengenang 18 tahun bencana tsunami, warga dan pemerintah Aceh Barat bersama menggelar zikir dan mengirimkan doa untuk para korban.
"Doa dan zikir ini setiap tahun kita lakukan untuk mengenang dan mengirimkan doa untuk para korban yang meninggal disapu gelombang tsunami," ungkapnya, Senin (26/12/2022).
Dijelaskan Romi, adanya tugu Tsunami yang dibangun dari Dana Desa (DD) itu, supaya masyarakat bisa lebih sadar kala mengingat peristiwa yang pernah meluluhlantakkan Aceh.
Bencana dahsyat ini berdasarkan data PBB pada 4 Januari 2005 mengakibatkan korban jiwa yang jumlahnya tembus hingga 200.000 orang.
Baca juga: Tangis Haru Menyelimuti Keluarga Anggota Brimob yang Hilang 16 Tahun Saat Tsunami Aceh
Mengenang bencana gempa dan tsunami dashyat pada 2004, warga Aceh Barat menggelar peringatan yang dipusatkan di Tugu Tsunami di Desa Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan.
Kepala Desa Pasir, Romi Saputra mengatakan untuk mengenang 18 tahun bencana tsunami, warga dan pemerintah Aceh Barat bersama menggelar zikir dan mengirimkan doa untuk para korban.
"Doa dan zikir ini setiap tahun kita lakukan untuk mengenang dan mengirimkan doa untuk para korban yang meninggal disapu gelombang tsunami," ungkapnya, Senin (26/12/2022).
Dijelaskan Romi, adanya tugu Tsunami yang dibangun dari Dana Desa (DD) itu, supaya masyarakat bisa lebih sadar kala mengingat peristiwa yang pernah meluluhlantakkan Aceh.
Lihat Juga :