Rahmad Pribadi Antar Petrokimia Gresik Raih Penghargaan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
Transformasi juga menjadikan produk komersial Petrokimia Gresik berdaya saing hingga pasar global. Terbukti pada tahun 2019, Petrokimia Gresik berhasil memecahkan rekor eskpor terbesar sepanjang sejarah perusahaan (392 ribu ton).
Rahmad memastikan transformasi ini akan terus dijalankan, tapi tidak sebatas menjadi burning platform, melainkan sudah menjadi katalisator. Untuk itu, di tahun 2020 ini Petrokimia Gresik akan bertransformasi dari single industry firm menjadi related diversified industry dengan meneruskan hilirisasi produk, melalui 3 (tiga) strategi, yaitu peningkatan kapasitas, rekonfigurasi pabrik, dan pengembangan produk baru. (BACA JUGA: Progress Pemulihan CPP Gundih On The Track)
Sementara itu, Ketua Dewan Juri sekaligus Menteri BUMN tahun 1998-1999 Tanri Abeng, dalam sambutanya menyampaikan bahwa tujuan dari ajang ini salah satunya untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan BUMN.
Dalam proses penjurian, para dewan juri, kata Tanri, menemukan bahwa kondisi BUMN saat ini sudah jauh lebih baik dan terstruktur.
“BUMN yang kita temui pada dasarnya memilik banyak kemampuan, namun kami memilih perusahaan BUMN yang memiliki keunggulan dari setiap kemampuan tersebut,” ujar Tanri.
Rahmad memastikan transformasi ini akan terus dijalankan, tapi tidak sebatas menjadi burning platform, melainkan sudah menjadi katalisator. Untuk itu, di tahun 2020 ini Petrokimia Gresik akan bertransformasi dari single industry firm menjadi related diversified industry dengan meneruskan hilirisasi produk, melalui 3 (tiga) strategi, yaitu peningkatan kapasitas, rekonfigurasi pabrik, dan pengembangan produk baru. (BACA JUGA: Progress Pemulihan CPP Gundih On The Track)
Sementara itu, Ketua Dewan Juri sekaligus Menteri BUMN tahun 1998-1999 Tanri Abeng, dalam sambutanya menyampaikan bahwa tujuan dari ajang ini salah satunya untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan BUMN.
Dalam proses penjurian, para dewan juri, kata Tanri, menemukan bahwa kondisi BUMN saat ini sudah jauh lebih baik dan terstruktur.
“BUMN yang kita temui pada dasarnya memilik banyak kemampuan, namun kami memilih perusahaan BUMN yang memiliki keunggulan dari setiap kemampuan tersebut,” ujar Tanri.
(vit)
Lihat Juga :