5 Teror Brutal KKB di Tanah Papua Sepanjang Tahun 2022
Minggu, 25 Desember 2022 - 04:55 WIB
loading...
Aksi teror brutal masih terus dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, hingga menimbulkan korban jiwa dan memicu situasi tidak aman. Foto/Ilustrasi/Dok.
A
A
A
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), masih terus melancarkan teror brutal di sepanjang tahun 2022. Kondisi ini beberapa kali memicu keresahan masyarakat, karena teror brutal tersebut sering kali mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Baca juga: Dukung Pemerintah, Anggota KKB dan Warga di Puncak Jaya Ikrar Setia NKRI
Bukan hanya warga sipil, seperti tukang ojek, pekerja proyek, maupun tenaga kesehatan yang menjadi sasaran teror brutal KKB. Mereka juga melancarkan serangan brutal ke aparat TNI, dan Polri yang bertugas menjaga keamanan masyarakat.
Serangan brutal KKB ini sering kali dilakukan di luar batas kemanusiaan. Bahkan, korban yang telah dihabisi nyawanya, sering kali direkam dan disebar luaskan di media sosial, untuk menunjukkan eksistensi keberadaan KKB, serta menimbulkan keresahan di masyarakat.
Baca juga: Mencekam! Ada Todongan Pistol saat Keributan Pecah di Keraton Kasunanan Surakarta
Berikut catatan teror brutal yang dilakukan KKB di tanah Papua, sepanjang 2022 yang berhasil dirangkum SINDOnews, sebagai salah satu catatan kelam aksi kekerasan terhadap anak manusia di tanah Papua, dengan harapan menjadi media refleksi untuk segera menuntaskan segala bentuk aksi kekerasan demi terciptanya kedamaian dan kesejahteraan di Bumi Cenderawasih:
![5 Teror Brutal KKB di Tanah Papua Sepanjang Tahun 2022]()
1. Teror Brutal KKB di Awal Tahun:
Membuka lembaran baru di tahun 2022, catatan kelam sudah tertoreh di tanah Papua. Darah kembali tertumpah, akibat serangan brutal yang dilancarkan KKB, pada Kamis (20/1/2022) pagi. Para prajurit TNI dari Yonzipur 20/PPA diserang dengan tembakan brutal, saat hendak memperbaiki jembatan.
Serangan brutal itu terjadi di jembatan penghubung antara Kampung Faan Kahiro, dan Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Akibatnya, empat prajurit terbaik TNI AD terluka parah, dan satu prajurit terbaik TNI AD Sertu Anumerta Miskel Rumbiak gugur dalam insiden kontak tembak tersebut.
Hanya berselang dua hari, tepatnya pada Sabtu (22/1/2022), giliran pasukan Brimob yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz, menjadi sasaran serangan brutal KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Penyerangan berdarah itu, dilakukan KKB pimpinan Lamek Taplo. Serangan terjadi saat pengamanan Shorty Helikoper Polri, dari Sentani, ke Bandara Kiwirok. Seorang anggota Brimob, Bharada Resi Nugroho terkena tembakan di bagian dada kiri.
Baca juga: Sri Aji Kresna Kepakisan, Penguasa Bali yang Dikendalikan oleh Majapahit
Pada penghujung bulan Januari 2022, tepatnya pada Kamis (27/1/2022) pagi, serangan bersenjata kembali dilancarkan KKB di Bukit Tepuk, Kampung Jenggenok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua. Akibatnya, dua prajurit TNI dari Yonif Raider 408/SBH gugur, yakni Serda Rizal, dan Pratu Baraza.
Memasuki awal bulan Februari 2022, KKB kembali melancarkan serangan bersenjata di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Sabtu (5/2/2022). Akibatnya, satu prajurit TNI Yonif Para Raider 328/Dirgahayu, Prada Giyade Ramadhani Fattah terluka dalam peristiwa penembakan brutal tersebut.
KKB semakin brutal, dengan melakukan serangan terhadap prajurit Kopasgat TNI AU, pada Sabtu (19/2/2022). Serangan dilancarkan di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia Kabupaten Puncak, Papua. Akibatnya, satu prajurit Kopasgat TNI AU, Praka Fermansyah terkena tembakan pada bagian bahu kanan.
Di hari yang sama, KKB juga melancarkan serangan brutal terhadap karyawan PT MTT, dan Koramil Ilaga, di di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Seorang karyawan PT MTT, Glen Sumampaw tertembak di bagian bawah ketiak kiri akibat serangan brutal KKB di mess karyawan PT MTT.
Baca juga: Dukung Pemerintah, Anggota KKB dan Warga di Puncak Jaya Ikrar Setia NKRI
Bukan hanya warga sipil, seperti tukang ojek, pekerja proyek, maupun tenaga kesehatan yang menjadi sasaran teror brutal KKB. Mereka juga melancarkan serangan brutal ke aparat TNI, dan Polri yang bertugas menjaga keamanan masyarakat.
Serangan brutal KKB ini sering kali dilakukan di luar batas kemanusiaan. Bahkan, korban yang telah dihabisi nyawanya, sering kali direkam dan disebar luaskan di media sosial, untuk menunjukkan eksistensi keberadaan KKB, serta menimbulkan keresahan di masyarakat.
Baca juga: Mencekam! Ada Todongan Pistol saat Keributan Pecah di Keraton Kasunanan Surakarta
Berikut catatan teror brutal yang dilakukan KKB di tanah Papua, sepanjang 2022 yang berhasil dirangkum SINDOnews, sebagai salah satu catatan kelam aksi kekerasan terhadap anak manusia di tanah Papua, dengan harapan menjadi media refleksi untuk segera menuntaskan segala bentuk aksi kekerasan demi terciptanya kedamaian dan kesejahteraan di Bumi Cenderawasih:

1. Teror Brutal KKB di Awal Tahun:
Membuka lembaran baru di tahun 2022, catatan kelam sudah tertoreh di tanah Papua. Darah kembali tertumpah, akibat serangan brutal yang dilancarkan KKB, pada Kamis (20/1/2022) pagi. Para prajurit TNI dari Yonzipur 20/PPA diserang dengan tembakan brutal, saat hendak memperbaiki jembatan.
Serangan brutal itu terjadi di jembatan penghubung antara Kampung Faan Kahiro, dan Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Akibatnya, empat prajurit terbaik TNI AD terluka parah, dan satu prajurit terbaik TNI AD Sertu Anumerta Miskel Rumbiak gugur dalam insiden kontak tembak tersebut.
Hanya berselang dua hari, tepatnya pada Sabtu (22/1/2022), giliran pasukan Brimob yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz, menjadi sasaran serangan brutal KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Penyerangan berdarah itu, dilakukan KKB pimpinan Lamek Taplo. Serangan terjadi saat pengamanan Shorty Helikoper Polri, dari Sentani, ke Bandara Kiwirok. Seorang anggota Brimob, Bharada Resi Nugroho terkena tembakan di bagian dada kiri.
Baca juga: Sri Aji Kresna Kepakisan, Penguasa Bali yang Dikendalikan oleh Majapahit
Pada penghujung bulan Januari 2022, tepatnya pada Kamis (27/1/2022) pagi, serangan bersenjata kembali dilancarkan KKB di Bukit Tepuk, Kampung Jenggenok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua. Akibatnya, dua prajurit TNI dari Yonif Raider 408/SBH gugur, yakni Serda Rizal, dan Pratu Baraza.
Memasuki awal bulan Februari 2022, KKB kembali melancarkan serangan bersenjata di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Sabtu (5/2/2022). Akibatnya, satu prajurit TNI Yonif Para Raider 328/Dirgahayu, Prada Giyade Ramadhani Fattah terluka dalam peristiwa penembakan brutal tersebut.
KKB semakin brutal, dengan melakukan serangan terhadap prajurit Kopasgat TNI AU, pada Sabtu (19/2/2022). Serangan dilancarkan di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia Kabupaten Puncak, Papua. Akibatnya, satu prajurit Kopasgat TNI AU, Praka Fermansyah terkena tembakan pada bagian bahu kanan.
Di hari yang sama, KKB juga melancarkan serangan brutal terhadap karyawan PT MTT, dan Koramil Ilaga, di di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Seorang karyawan PT MTT, Glen Sumampaw tertembak di bagian bawah ketiak kiri akibat serangan brutal KKB di mess karyawan PT MTT.

Lihat Juga :