5 Teror Brutal KKB di Tanah Papua Sepanjang Tahun 2022
Minggu, 25 Desember 2022 - 04:55 WIB
loading...
A
A
A
Satu korban tewas akibat kebrutalan KKB lainnya, diketahui bernama Muhammad Ismaul (53) yang merupakan warga asal Palu, Sulawesi Tengah. Muhammad Ismaul, merupakan sopir pribadi Bupati Nduga. Sedangkan dua korban luka-luka adalah Sudirman, dan Has Jon (41). Keduanya merupakan pekerja swasta asal Sulawesi Selatan.
Baca juga: Kisah Kemegahan Istana Kerajaan Mataram Dikelilingi Danau Buatan yang Tak Kalah dari Kastil Eropa
Hanya berselang tiga hari, yakni pada Selasa (19/7/2022), anggota KKB juga membantai seorang penjaga kios di Kawe Awimbon, Pegunungan Bintang, Papua. Sehari menjelang peringatan 77 tahun kemerdekaan Indonesia, KKB juga melancarkan aksi teror brutal di Kabupaten Intan Jaya, pada Selasa (16/8/2022), dengan membakar sejumlah fasilitas milik pemerintah daerah.
Menutup lembaran bulan September 2022, KKB justru semakin brutal membunuh empat pekerja pembangunan jalan Trans Papua Barat, rute Bintuni-Maybrat. Korban penyerangan brutal sebanyak 14 orang, dan 10 di antaranya berhasil selamat dengan kondisi luka-luka.
Serangan brutal KKB tersebut terjadi di Kampung Mayerga, Distrik Maskona Utara, perbatasan Kabupaten Teluk Bintuni, dengan Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (29/9/2022). Empat korban tewas adalah Abas (52), Yafet (50), Darmin (46), dan Armin (43).
Sedang 10 korban selamat adalah Reva (28), Kusnadi (30), Remon Ulimpa (26), Irson (42), Agung (18), Muksin Rambe (49), Ruslan alias Culang (33), Sitinjak (25), Om Kumis (55), dan Halim (20).
![5 Teror Brutal KKB di Tanah Papua Sepanjang Tahun 2022]()
5. Teror Brutal KKB Terus Terjadi hingga Menjelang Natal
Menjelang akhir tahun 2022, intensitas serangan brutal KKB belum juga menurun. Memasuki bulan November 2022, KKB melakukan serangan brutal di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.
Akibat serangan brutal KKB tersebut, seorang prajurit TNI AD yang sehari-hari bertugas sebagai Babinsa Kampung Bonega, Koramil 1715-07/Kenyam, Kodim 1715/Yahukimo, Pratu Eka Johan Kaise gugur akibat serangan berdarah, yang terjadi pada Jumat (4/11/2022).
Selang empat hari kemudian, KKB melakukan serangan brutal terhadap empat pekerja bangunan Puskesmas di Kampung Julukoma, Beoga Barat, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, pada Selasa (8/11/2022). Serangan bersenjata itu mengakibatkan satu pekerja tewas, satu terluka kena tembak, dan dua lainnya syok.
Pada Minggu (13/11/2022) KKB dari kelompok Gome pimpinan Numbuk Talenggeng, menyerang prajurit TNI. Mereka menembaki aparat yang tengah bertugas melaksanakan pengamanan Gereja Golgota, di Ilaga. Akibatnya, personel TNI atas nama Serka IDW mengalami luka tembak pada paha kanan.
Kontak tembak antara TNI/Polri dan KKB, juga kembali terjadi Rabu (30/11/2022) sore, sekitar pukul 16.40 WIT. Satu anggota Brimob, bernama Bripda Gilang gugur dalam insiden itu. Kontak tembak terjadi saat KKB menghadang patroli Satgas Damai Cartenz di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.
Baca juga: Keraton Solo Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap usai Pecah Keributan di Malam Sabtu Wage
Memasuki bulan Desember 2022, KKB menyerang pangkalan ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada Senin (5/12/2022) siang. Serangan ini menewaskan tiga warga sipil, yakni La Usu, La Aman dan La Ati.
Kekejaman KKB, juga menimpa seorang karyawan bank swasta di Kabupaten Puncak, Papua, bernama Darius Yumame. Korban tewas ditembak kepalanya oleh anggota KKB di pasar tradisional Sinak, Kampung Gigobak, saat korban sedang belanja.
Anggota KKB juga berani melakukan serangan brutal terhadap patroli polisi di Kampung Tindaret, Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, pada Selasa (13/12/2022). Seorang warga sipil tewas, dalam serangan brutal tersebut,
Rombongan polisi yang sedang berjalan menuju lokasi penutupan jalan di Kampung Tindaret, tiba-tiba ditembaki dari arah ketinggian. Para penyerang yang diidentifikasi berasal dari KKB pimpinan Plato Marani, juga memblokade jalan dengan kayu. Kendaraan polisi dibakar dalam serangan tersebut.
Terbaru, serangan brutal KKB terjadi dua hari menjelang perayaan Natal. Tepatnya, pada Jumat (23/12/2022). Dua tukang ojek terluka parah, akibat dibacok oleh anggota KKB di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, yakni Uwi Hasan (39), dan Amrini (50).
Baca juga: Kisah Kemegahan Istana Kerajaan Mataram Dikelilingi Danau Buatan yang Tak Kalah dari Kastil Eropa
Hanya berselang tiga hari, yakni pada Selasa (19/7/2022), anggota KKB juga membantai seorang penjaga kios di Kawe Awimbon, Pegunungan Bintang, Papua. Sehari menjelang peringatan 77 tahun kemerdekaan Indonesia, KKB juga melancarkan aksi teror brutal di Kabupaten Intan Jaya, pada Selasa (16/8/2022), dengan membakar sejumlah fasilitas milik pemerintah daerah.
Menutup lembaran bulan September 2022, KKB justru semakin brutal membunuh empat pekerja pembangunan jalan Trans Papua Barat, rute Bintuni-Maybrat. Korban penyerangan brutal sebanyak 14 orang, dan 10 di antaranya berhasil selamat dengan kondisi luka-luka.
Serangan brutal KKB tersebut terjadi di Kampung Mayerga, Distrik Maskona Utara, perbatasan Kabupaten Teluk Bintuni, dengan Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (29/9/2022). Empat korban tewas adalah Abas (52), Yafet (50), Darmin (46), dan Armin (43).
Sedang 10 korban selamat adalah Reva (28), Kusnadi (30), Remon Ulimpa (26), Irson (42), Agung (18), Muksin Rambe (49), Ruslan alias Culang (33), Sitinjak (25), Om Kumis (55), dan Halim (20).

5. Teror Brutal KKB Terus Terjadi hingga Menjelang Natal
Menjelang akhir tahun 2022, intensitas serangan brutal KKB belum juga menurun. Memasuki bulan November 2022, KKB melakukan serangan brutal di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.
Akibat serangan brutal KKB tersebut, seorang prajurit TNI AD yang sehari-hari bertugas sebagai Babinsa Kampung Bonega, Koramil 1715-07/Kenyam, Kodim 1715/Yahukimo, Pratu Eka Johan Kaise gugur akibat serangan berdarah, yang terjadi pada Jumat (4/11/2022).
Selang empat hari kemudian, KKB melakukan serangan brutal terhadap empat pekerja bangunan Puskesmas di Kampung Julukoma, Beoga Barat, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, pada Selasa (8/11/2022). Serangan bersenjata itu mengakibatkan satu pekerja tewas, satu terluka kena tembak, dan dua lainnya syok.
Pada Minggu (13/11/2022) KKB dari kelompok Gome pimpinan Numbuk Talenggeng, menyerang prajurit TNI. Mereka menembaki aparat yang tengah bertugas melaksanakan pengamanan Gereja Golgota, di Ilaga. Akibatnya, personel TNI atas nama Serka IDW mengalami luka tembak pada paha kanan.
Kontak tembak antara TNI/Polri dan KKB, juga kembali terjadi Rabu (30/11/2022) sore, sekitar pukul 16.40 WIT. Satu anggota Brimob, bernama Bripda Gilang gugur dalam insiden itu. Kontak tembak terjadi saat KKB menghadang patroli Satgas Damai Cartenz di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.
Baca juga: Keraton Solo Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap usai Pecah Keributan di Malam Sabtu Wage
Memasuki bulan Desember 2022, KKB menyerang pangkalan ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada Senin (5/12/2022) siang. Serangan ini menewaskan tiga warga sipil, yakni La Usu, La Aman dan La Ati.
Kekejaman KKB, juga menimpa seorang karyawan bank swasta di Kabupaten Puncak, Papua, bernama Darius Yumame. Korban tewas ditembak kepalanya oleh anggota KKB di pasar tradisional Sinak, Kampung Gigobak, saat korban sedang belanja.
Anggota KKB juga berani melakukan serangan brutal terhadap patroli polisi di Kampung Tindaret, Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, pada Selasa (13/12/2022). Seorang warga sipil tewas, dalam serangan brutal tersebut,
Rombongan polisi yang sedang berjalan menuju lokasi penutupan jalan di Kampung Tindaret, tiba-tiba ditembaki dari arah ketinggian. Para penyerang yang diidentifikasi berasal dari KKB pimpinan Plato Marani, juga memblokade jalan dengan kayu. Kendaraan polisi dibakar dalam serangan tersebut.
Terbaru, serangan brutal KKB terjadi dua hari menjelang perayaan Natal. Tepatnya, pada Jumat (23/12/2022). Dua tukang ojek terluka parah, akibat dibacok oleh anggota KKB di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, yakni Uwi Hasan (39), dan Amrini (50).
(eyt)
Lihat Juga :