5 Teror Brutal KKB di Tanah Papua Sepanjang Tahun 2022
Minggu, 25 Desember 2022 - 04:55 WIB
loading...
A
A
A
2. 8 Pekerja PT PTT Dibantai, Komandan Marinir TNI AL Digranat, Babinsa dan Bidan Desa Dibunuh
Memmasuki bulan Maret 2022, cerita kekerasan bersenjata belum juga usai dari tanah Papua. Justru KKB semakin brutal melancarkan aksinya. KKB dengan sadis membantai delapan pekerja PT Palapa Timur Telematika (PTT) di Distrik Mulia, Kabupaten Puncak, Papua, pada Rabu (3/3/2022).
Hanya satu pekerja yang berhasil selamat dari serangan brutal KKB terhadap pekerja PT PTT tersebut, yakni Nelson Sarera. Sedangkan delapan orang pekerja ditemukan tak bernyawa, yakni Bebi Tabuni, Billy, Renal, Bona, Jamal, Eko, Syahril, dan seorang yang akrab disapa Pakde.
Tak puas menyerang dan membunuh pekerja PT PTT, anggota KKB ini juga kembali menyerang Pos Kopasgat di Bandara Aminggaru, Ilaga, Papua. Penyerangan dilakukan di Pos Jaga Runway 25 Satgas Lanud Kopasgat Yonko 469/Pancawara di ujung Bandara Aminggaru Ilaga.
Baca juga: Banjir Rob Terjang 2 Kecamatan di Situbondo, Ratusan Rumah Warga Terendam
Serangan brutal KKB juga menyasar pos prajurit Marinir TNI AL di Quairi Bawa, Kabupaten Nudga, Papua, yang tergabung dalam Satgas Mupe Marinir. Tak main-main, KKB melakukan serangan menggunakan pelontar granat, hingga mengakibatkan Danton Satgas Mupe Marinir, Letda Mar. M. Iqbal, dan Praka Mar (Anumerta) Wilson Anderson Here gugur, serta delapan prajurit lainnya terluka.
Kebrutalan KKB di bulan Maret, kembali terjadi pada Rabu (30/3/2022). KKB pimpinan Undinus Kogoya, dan Aibon Kogoya, melancarkan aksi brutal dengan membakar bangunan sekolah satu atap, dan menganiaya warga sipil di wilayah Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Kesadisan anggota KKB, menutup cerita pilu di bulan Maret 2022. Mereka membunuh pasangan suami istri, Sertu Eka Andrianto Hasugian (28) dan Sri Lestari Indah Putri (33). Tak hanya itu, putra pasangan Babinsa dan Bidan Desa yang masih balita, dipotong jari tangannya oleh anggota KKB.
![5 Teror Brutal KKB di Tanah Papua Sepanjang Tahun 2022]()
3. KKB Bakar Rumah Warga dan Tembak Prajurit TNI/Polri
Aksi teror brutal KKB, juga menghiasi catatan kelam di bulan April 2022. Sebanyak 16 rumah warga di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, dibakar anggota KKB, setelah anggota KKB bernama Ali Ateu Kogoya (35) tewas dalam kontak tembak dengan prajurit TNI dan Polri, pada Minggu (3/4/2022).
Teror KKB kembali menyasar warga sipil, pada Selasa (12/4/2022) pagi. Dua tukang ojek di wilayah Kampung Lumbuk, Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, dihadang lalu ditembak, hingga mengakibatkan seorang tukang ojek bernama Soleno Lolo tewas, dan satu lagi bernama Sauku Paewa mengalami luka tembak pada bagian kepala sehingga kondisinya kritis.
Baca juga: Kisah Kerajaan Bali Jadi Korban Pertama Sumpah Palapa yang Digaungkan Gajah Mada
Diawal bulan Mei 2022, serangan brutal berdarah juga dilancarkan KKB di Gereja Protestan Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Serangan brutal ini mengakibatkan prajurit TNI, dan Polri yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz, yakni Pratu Willy Jhon Kaki, dan Bripda Vanny Putra Perdana terluka, Keduanya ditembak KKB saat menjaga warga yang sedang beribadat, pada Minggu (1/5/2022).
Penembakan juga dilancarkan KKB, terhadap pesawat cargo milik PT Asian One yang hendak mendarat di Bandara Aminggaru Ilaga, pada Jumat (13/5/2022). Penembakan brutal juga terjadi di penghujung bulan Juni 2022, tepatnya pada Rabu (29/6/2022), di mana prajurit TNI dari Satgas 431/SSP Divif 3 Kostrad, Prada Beryl Kholif Al Rahman, gugur setelah kontak tembak dengan KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Apleki Taplo di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.
![5 Teror Brutal KKB di Tanah Papua Sepanjang Tahun 2022]()
4. Pendeta dan Pekerja Jalan Trans Papua Dihabisi KKB
Pada pertengahan bulan Juli 2022, tepatnya pada Sabtu (16/7/2022), KKB kembali menebar teror Kabupaten Nduga, Papua. Kali ini 10 warga sipil meninggal dunia, di mana satunya adalah Pendeta Elias Serbaye (54), warga Distrik Pija Wosak, Kabupaten Nduga.
Korban meninggal lainnya adalah, Yulius Watu (23) asal NTT; Habertus Goti (41) asal NTT; Daenk Maramli (41) asal Selayar; Taufan Amir (42) asal Selayar; Sirajudin (27) asal selayar; Yohanes Rangkas (26) asal Mamiarai; Alex (45) asal Kei; dan Yuda Hurusinga (42) asal Sumatera Utara.
Memmasuki bulan Maret 2022, cerita kekerasan bersenjata belum juga usai dari tanah Papua. Justru KKB semakin brutal melancarkan aksinya. KKB dengan sadis membantai delapan pekerja PT Palapa Timur Telematika (PTT) di Distrik Mulia, Kabupaten Puncak, Papua, pada Rabu (3/3/2022).
Hanya satu pekerja yang berhasil selamat dari serangan brutal KKB terhadap pekerja PT PTT tersebut, yakni Nelson Sarera. Sedangkan delapan orang pekerja ditemukan tak bernyawa, yakni Bebi Tabuni, Billy, Renal, Bona, Jamal, Eko, Syahril, dan seorang yang akrab disapa Pakde.
Tak puas menyerang dan membunuh pekerja PT PTT, anggota KKB ini juga kembali menyerang Pos Kopasgat di Bandara Aminggaru, Ilaga, Papua. Penyerangan dilakukan di Pos Jaga Runway 25 Satgas Lanud Kopasgat Yonko 469/Pancawara di ujung Bandara Aminggaru Ilaga.
Baca juga: Banjir Rob Terjang 2 Kecamatan di Situbondo, Ratusan Rumah Warga Terendam
Serangan brutal KKB juga menyasar pos prajurit Marinir TNI AL di Quairi Bawa, Kabupaten Nudga, Papua, yang tergabung dalam Satgas Mupe Marinir. Tak main-main, KKB melakukan serangan menggunakan pelontar granat, hingga mengakibatkan Danton Satgas Mupe Marinir, Letda Mar. M. Iqbal, dan Praka Mar (Anumerta) Wilson Anderson Here gugur, serta delapan prajurit lainnya terluka.
Kebrutalan KKB di bulan Maret, kembali terjadi pada Rabu (30/3/2022). KKB pimpinan Undinus Kogoya, dan Aibon Kogoya, melancarkan aksi brutal dengan membakar bangunan sekolah satu atap, dan menganiaya warga sipil di wilayah Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Kesadisan anggota KKB, menutup cerita pilu di bulan Maret 2022. Mereka membunuh pasangan suami istri, Sertu Eka Andrianto Hasugian (28) dan Sri Lestari Indah Putri (33). Tak hanya itu, putra pasangan Babinsa dan Bidan Desa yang masih balita, dipotong jari tangannya oleh anggota KKB.

3. KKB Bakar Rumah Warga dan Tembak Prajurit TNI/Polri
Aksi teror brutal KKB, juga menghiasi catatan kelam di bulan April 2022. Sebanyak 16 rumah warga di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, dibakar anggota KKB, setelah anggota KKB bernama Ali Ateu Kogoya (35) tewas dalam kontak tembak dengan prajurit TNI dan Polri, pada Minggu (3/4/2022).
Teror KKB kembali menyasar warga sipil, pada Selasa (12/4/2022) pagi. Dua tukang ojek di wilayah Kampung Lumbuk, Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, dihadang lalu ditembak, hingga mengakibatkan seorang tukang ojek bernama Soleno Lolo tewas, dan satu lagi bernama Sauku Paewa mengalami luka tembak pada bagian kepala sehingga kondisinya kritis.
Baca juga: Kisah Kerajaan Bali Jadi Korban Pertama Sumpah Palapa yang Digaungkan Gajah Mada
Diawal bulan Mei 2022, serangan brutal berdarah juga dilancarkan KKB di Gereja Protestan Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Serangan brutal ini mengakibatkan prajurit TNI, dan Polri yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz, yakni Pratu Willy Jhon Kaki, dan Bripda Vanny Putra Perdana terluka, Keduanya ditembak KKB saat menjaga warga yang sedang beribadat, pada Minggu (1/5/2022).
Penembakan juga dilancarkan KKB, terhadap pesawat cargo milik PT Asian One yang hendak mendarat di Bandara Aminggaru Ilaga, pada Jumat (13/5/2022). Penembakan brutal juga terjadi di penghujung bulan Juni 2022, tepatnya pada Rabu (29/6/2022), di mana prajurit TNI dari Satgas 431/SSP Divif 3 Kostrad, Prada Beryl Kholif Al Rahman, gugur setelah kontak tembak dengan KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Apleki Taplo di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

4. Pendeta dan Pekerja Jalan Trans Papua Dihabisi KKB
Pada pertengahan bulan Juli 2022, tepatnya pada Sabtu (16/7/2022), KKB kembali menebar teror Kabupaten Nduga, Papua. Kali ini 10 warga sipil meninggal dunia, di mana satunya adalah Pendeta Elias Serbaye (54), warga Distrik Pija Wosak, Kabupaten Nduga.
Korban meninggal lainnya adalah, Yulius Watu (23) asal NTT; Habertus Goti (41) asal NTT; Daenk Maramli (41) asal Selayar; Taufan Amir (42) asal Selayar; Sirajudin (27) asal selayar; Yohanes Rangkas (26) asal Mamiarai; Alex (45) asal Kei; dan Yuda Hurusinga (42) asal Sumatera Utara.
Lihat Juga :