Kerahkan Ribuan Personel Amankan Nataru, Polda Jabar: Kedepankan Humanisme

Rabu, 21 Desember 2022 - 23:59 WIB
loading...
Kerahkan Ribuan Personel...
Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol Stephen M Mapiun saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan Polda Jabar BKI Satwil Jajaran dalam Rangka Pam Nataru 2023 di Mapolda Jabar, Rabu (21/12/2023). Foto: Istimewa
A A A
BANDUNG - Polda Jawa Barat mengerahkan 15.989 personelnya untuk mengamankan jalannya perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 ( Nataru ) di Jabar. Dalam giat itu petugas dituntut mengedepankan humanisme.

Ribuan personel tersebut bakal disebar di ratusan titik pos pengamanan dan pos terpadu di Jabar lewat Operasi Lilin Lodaya 2022.

Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol Stephen M Mapiun mengatakan, Jabar sebagai daerah penyangga ibu kota menjadi titik substansial penyelenggaran Operasi Lilin Lodaya 2022.

Baca juga: Jelang Nataru, Polda Jabar Kerahkan Personel Pantau Bahan Pokok di Pasar

"Terlebih, Jabar menjadi titik pertemuan arus pergeseran orang dan barang," tegas Kombes Stephen dalam Apel Pergeseran Pasukan Polda Jabar BKI Satwil Jajaran dalam Rangka Pam Nataru 2023 di Mapolda Jabar, Rabu (21/12/2023).

Stephen melanjutkan, dalam upaya pengamanan Nataru, pihaknya menerjunkan 15.989 personel ditambah dengan unsur lainnya, termasuk dari personil TNI.



Dia pun menekankan, setiap personel yang bertugas harus menyiapkan mental dan fisik. "Niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan yang maha kuasa dan lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang," katanya.

Selain itu, dia menegaskan bahwa setiap personel yang bertugas harus meningkatkan kepekaan, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan Nataru dan mengedepankan humanisme.

“Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik serta laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proposional," tandasnya.

Baca juga: Jelang Natal, Polres Cimahi Perketat Pengawasan Tempat Ibadah dan Objek Vital

Masih di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, Operasi Lilin Lodaya 2022 dilakukan selama 11 hari mulai 23 Desember 2022 sampai 2 Januari 2023.

"Setelah kegiatan tersebut akan dilaksanakan lagi kegiatan untuk maintenance wilayah dengan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan selama tujuh hari mulai dari tanggal 3 sampai tanggal 9 Januari 2023," katanya.

Dalam pelaksanaannya, total ada 1.210 gereja yang menjadi objek sasaran pengamanan, 334 tempat ibadah, 598 objek wisata, 60 terminal, dan 138 pusat perbelanjaan atau mall.

"Kemudian ada tiga bandara, lokasi tempat kegiatan masyarakat kurang lebih 1.239 tempat, kemudian stasiun, pool bus, dan lainnya kurang lebih ada 66 tempat. Sedangkan pelabuhan laut ada sekitar dua tempat," paparnya.

Baca juga: Jelang Nataru 2023, Pemkot Bandung Bakal Siagakan Personel di Titik Keramaian

Operasi Lilin Lodaya 2022 juga didukung sekitar 326 pos pengamanan yang terdiri dari pos pengamanan sebanyak 216 pos, 23 pos terpadu, dan 87 pos pelayanan.

"Kita juga melibatkan kendaraan roda dua sebanyak 176 unit, roda empat 104 unit, dan roda enam 51 unit. Selain itu, kendaraan khusus ada 8 unit dan K-9 sebanyak tiga ekor, heli satu unit dan juga kapal untuk pengawasan laut dua unit," kata Kombes Ibrahim.

Disinggung pola pengamanan di jalur darat, Kombes Pol Ibrahim menjelaskan bahwa pihaknya bakal menerapkan one way dengan sistem contra flow di jalur arteri dan tol untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.

"Segala konsep telat disiapkan, baik contra flow maupun one way, tetapi itu akan menyesuaikan dengan kondisi kepadatan lalu lintas, nanti akan disesuaikan saat kondisinya berubah," pungkasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Berita Terkini
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved