BIN: Waspadai Aksi Teror saat Natal dan Tahun Baru di Jateng
Selasa, 20 Desember 2022 - 18:27 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya, sebelum dan setelah pelaksanaan operasi telah melakukan langkah-langkah dan tindakan-tindakan kepolisian. Tujuannya untuk memberikan jaminan keamanan di wilayah Jateng.
“Nataru ini lokasi dan waktunya sama, tempatnya mungkin yang bertambah (perayaan). Tetapi dinamikanya belum tentu sama,” tambah Abi
Dia menyebut berbagai objek vital jadi prioritas pengamanan, di antaranya; bandara, pelabuhan, terminal hingga gereja-geraja di Jawa Tengah. Sebelum perayaan Natal, sterilisasi akan dilakukan polisi.
Vikjen Keuskupan Agung Semarang, Romo Edy Purwanto mengatakan, ada 107 paroki di wilayahnya yakni Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pihaknya telah melakukan berbagai persiapan teknis untuk perayaan Natal.
“Totalnya ada 4 sampai 5 perayaan, tidak terlalu banyak, ada perayaan malam Natal, perayaan pagi serta sore. Perayaan ini mengikuti Menteri Agama (surat edaran). Gereja-gereja sudah berkoodinasi dengan Polsek dan Koramil setempat. Kami minta pengamanan (TNI dan Polri) sebagai bentuk kehadiran negara,” kata Romo Edy.
Pendeta Yosua Wardaya dari Persekutuan Gereja-Gereja Jawa Tengah juga mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk perayaan Natal ini. Protokol kesehatan diterapkan dalam pelaksanaannya.
“Nataru ini lokasi dan waktunya sama, tempatnya mungkin yang bertambah (perayaan). Tetapi dinamikanya belum tentu sama,” tambah Abi
Dia menyebut berbagai objek vital jadi prioritas pengamanan, di antaranya; bandara, pelabuhan, terminal hingga gereja-geraja di Jawa Tengah. Sebelum perayaan Natal, sterilisasi akan dilakukan polisi.
Vikjen Keuskupan Agung Semarang, Romo Edy Purwanto mengatakan, ada 107 paroki di wilayahnya yakni Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pihaknya telah melakukan berbagai persiapan teknis untuk perayaan Natal.
“Totalnya ada 4 sampai 5 perayaan, tidak terlalu banyak, ada perayaan malam Natal, perayaan pagi serta sore. Perayaan ini mengikuti Menteri Agama (surat edaran). Gereja-gereja sudah berkoodinasi dengan Polsek dan Koramil setempat. Kami minta pengamanan (TNI dan Polri) sebagai bentuk kehadiran negara,” kata Romo Edy.
Pendeta Yosua Wardaya dari Persekutuan Gereja-Gereja Jawa Tengah juga mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk perayaan Natal ini. Protokol kesehatan diterapkan dalam pelaksanaannya.
(shf)
Lihat Juga :