2 Kurir 50 Kg Sabu Asal Aceh Dituntut Hukum Mati di PN Medan
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:52 WIB
loading...
A
A
A
Faisal kemudian mengajak terdakwa Said Lukmal Hakim untuk menemaninya. Mereka lalu berangkat dengan menggunakan mobil menuju Bireun.
Di tengah perjalanan, mobil kedua terdakwa dipepet Polisi. Namun mereka tak langsung menyerah. Keduanya sempat mencoba kabur meski akhirnya berhasil ditangkap.
Baca juga: Kronologi 2 Oknum Prajurit TNI-AD Ditangkap Bawa 75 Kg Sabu di Deliserdang
Usai ditangkap, Polisi menggeledah mobil terdakwa dan menemukan 1 tas kain warna biru di bagian belakang mobil. Tas itu berisikan narkotika jenis sabu yang dibungkus 20 plastik kemasan warna hijau merk Qing Shan. Lalu 1 tas kain warna merah jambu yang berisikan narkotika jenis sabu yang dibungkus 20 plastik kemasan warna hijau merk Qing Shan serta 1 goni plastik warna putih yang berisikan narkotika jenis sabu yang dibungkus 10 plastik kemasan warna hijau merk Qing Shan.
Polisi pun membawa kedua terdakwa berikut barang bukti 50 kilogram sabu-sabu tersebut ke Polda Sumut untuk penanganan lebih lanjut. Belakangan kedua terdakwa mengakui perbuatannya.
Mereka mengaku mau menjalani peran sebagai kurir narkoba karena tergiur upah senilai Rp 65 juta yang dijanjikan. Nilai itu bagi mereka cukup besar di tengah kondisi ekonomi yang menghimpit mereka.
Di tengah perjalanan, mobil kedua terdakwa dipepet Polisi. Namun mereka tak langsung menyerah. Keduanya sempat mencoba kabur meski akhirnya berhasil ditangkap.
Baca juga: Kronologi 2 Oknum Prajurit TNI-AD Ditangkap Bawa 75 Kg Sabu di Deliserdang
Usai ditangkap, Polisi menggeledah mobil terdakwa dan menemukan 1 tas kain warna biru di bagian belakang mobil. Tas itu berisikan narkotika jenis sabu yang dibungkus 20 plastik kemasan warna hijau merk Qing Shan. Lalu 1 tas kain warna merah jambu yang berisikan narkotika jenis sabu yang dibungkus 20 plastik kemasan warna hijau merk Qing Shan serta 1 goni plastik warna putih yang berisikan narkotika jenis sabu yang dibungkus 10 plastik kemasan warna hijau merk Qing Shan.
Polisi pun membawa kedua terdakwa berikut barang bukti 50 kilogram sabu-sabu tersebut ke Polda Sumut untuk penanganan lebih lanjut. Belakangan kedua terdakwa mengakui perbuatannya.
Mereka mengaku mau menjalani peran sebagai kurir narkoba karena tergiur upah senilai Rp 65 juta yang dijanjikan. Nilai itu bagi mereka cukup besar di tengah kondisi ekonomi yang menghimpit mereka.
(nic)
Lihat Juga :