Terkait Jalan Rusak, Bupati Rohil Lakukan Audiensi Kubu Kuba dengan PT Jatim dan PT PHR
Senin, 05 Desember 2022 - 13:05 WIB
loading...
Foto: Doc. Pemkab Rokan Hilir
A
A
A
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) memfasilitasi pertemuan antara tokoh masyarakat dari Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam (Kuba) dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah itu yakni PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di simpang PT Jatim. Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk membahas perbaikan jalan lintas Kubu serta jalan yang berada di PT Jatim yang saat ini rusak parah dan tidak bisa dilintasi masyarakat menuju Bagansiapiapi. Sebab, jika tidak diperbaiki masyarakat mengancam akan melakukan blokade jalan agar kendaraan perusahaan tidak bisa lewat, Jumat (2/12/2022).
Turut hadir pada pertemuan tersebut ialah Bupati Rohil Afrizal Sintong, Wabup Rohil H. Sulaiman, Jajaran Asisten serta kepala OPD, Perwakilan Pertamina Hulu Rokan (PHR), General Manager PT. Jatim Jaya Perkasa, Anggota DPRD Dapil V, Camat Kubu, Camat Kubu Babussalam, Aparat Kepolisian, TNI, Datuk Penghulu, Ormas, Tokoh Masyarakat dan PemudaPada kesempatan tersebut, Bupati mengatakan pertemuan itu untuk mencari solusi dan sharing antara masyarakat, Pemkab Rohil serta PHR dan JJP agar perusahaan mau sama-sama dengan Pemkab Rohil memperbaiki jalan tersebut.
Diungkapkan Afrizal, untuk tahun 2021 Pemkab sudah gelontorkan dana 63 miliar dan tahun 2022 sebanyak 32 miliar untuk jalan lintas Kubu. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, Bupati inginkan perusahaan terkait ikut berpartisipasi agar jalan tersebut tidak jadi permasalahan setiap tahunnya, "Untuk PHR dalam melaksanakan proyeknya ada sekitar 700 well pad yang dikerjakan, kendaraan perusahaan ini besarnya tidak tanggung-tanggung berukuran 6x4, jadi tolong bantu kami Pemkab Rohil karena saat ini kami Pemkab Rohil yang rawat jalan ini. Ini PHR sangat berbeda jauh dengan Caltex dan Chevron, yang mana pada saat itu selalu menganggarkan untuk perbaikan jalan setiap tahunnya," paparnya.
Sementara itu untuk daerah PT Jatim, Bupati mengungkapkan banyak postingan masyarakat melalui media sosial yang tidak bisa lewat dari Kubu menuju Bagansiapiapi akibat banjir di lahan perusahaan dan kondisinya sangat parah. Oleh sebab itu, Afrizal meminta kepada PT Jatim membantu melakukan normalisasi anak sungai agar pembuangan air dari perusahaan lancar sampai ke sungai Rokan maupun ke sungai Kubu, "Banyak viral kemarin di medsos, saya sempat tidak percaya makanya tadi saya paksakan untuk lewat lahan PT Jatim, ternyata benar ada airnya sampai se-paha, mobil kami pun tak bisa lewat," ungkap Bupati.
Terkait adanya keinginan masyarakat untuk melakukan blokade jalan, Afrizal Sintong meminta masyarakat untuk menahan keinginan itu. Apalagi proyek PHR merupakan proyek strategis nasional yang harus digesa pengerjaannya hingga selesai tahun 2022 ini, "Kami kemarin di hubungi masyarakat mau lakukan aksi ini. Inilah kami fasilitasi supaya jangan hal ini terjadi. Apalagi PHR juga perusahaan negara, makanya kita sama-sama menjaga kondusivitas karena kita pemerintah daerah juga sangat mendukung kegiatan PHR ini," pungkasnya.
Turut hadir pada pertemuan tersebut ialah Bupati Rohil Afrizal Sintong, Wabup Rohil H. Sulaiman, Jajaran Asisten serta kepala OPD, Perwakilan Pertamina Hulu Rokan (PHR), General Manager PT. Jatim Jaya Perkasa, Anggota DPRD Dapil V, Camat Kubu, Camat Kubu Babussalam, Aparat Kepolisian, TNI, Datuk Penghulu, Ormas, Tokoh Masyarakat dan PemudaPada kesempatan tersebut, Bupati mengatakan pertemuan itu untuk mencari solusi dan sharing antara masyarakat, Pemkab Rohil serta PHR dan JJP agar perusahaan mau sama-sama dengan Pemkab Rohil memperbaiki jalan tersebut.
Diungkapkan Afrizal, untuk tahun 2021 Pemkab sudah gelontorkan dana 63 miliar dan tahun 2022 sebanyak 32 miliar untuk jalan lintas Kubu. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, Bupati inginkan perusahaan terkait ikut berpartisipasi agar jalan tersebut tidak jadi permasalahan setiap tahunnya, "Untuk PHR dalam melaksanakan proyeknya ada sekitar 700 well pad yang dikerjakan, kendaraan perusahaan ini besarnya tidak tanggung-tanggung berukuran 6x4, jadi tolong bantu kami Pemkab Rohil karena saat ini kami Pemkab Rohil yang rawat jalan ini. Ini PHR sangat berbeda jauh dengan Caltex dan Chevron, yang mana pada saat itu selalu menganggarkan untuk perbaikan jalan setiap tahunnya," paparnya.
Sementara itu untuk daerah PT Jatim, Bupati mengungkapkan banyak postingan masyarakat melalui media sosial yang tidak bisa lewat dari Kubu menuju Bagansiapiapi akibat banjir di lahan perusahaan dan kondisinya sangat parah. Oleh sebab itu, Afrizal meminta kepada PT Jatim membantu melakukan normalisasi anak sungai agar pembuangan air dari perusahaan lancar sampai ke sungai Rokan maupun ke sungai Kubu, "Banyak viral kemarin di medsos, saya sempat tidak percaya makanya tadi saya paksakan untuk lewat lahan PT Jatim, ternyata benar ada airnya sampai se-paha, mobil kami pun tak bisa lewat," ungkap Bupati.
Terkait adanya keinginan masyarakat untuk melakukan blokade jalan, Afrizal Sintong meminta masyarakat untuk menahan keinginan itu. Apalagi proyek PHR merupakan proyek strategis nasional yang harus digesa pengerjaannya hingga selesai tahun 2022 ini, "Kami kemarin di hubungi masyarakat mau lakukan aksi ini. Inilah kami fasilitasi supaya jangan hal ini terjadi. Apalagi PHR juga perusahaan negara, makanya kita sama-sama menjaga kondusivitas karena kita pemerintah daerah juga sangat mendukung kegiatan PHR ini," pungkasnya.
Lihat Juga :