Tak Pakai Masker di Tempat Umum, Warga Makassar Akan Dirapid Test
Kamis, 09 Juli 2020 - 16:51 WIB
loading...
Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin saat bersilaturahmi dengan Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Makassar, Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Sejumlah usaha dilakukan Pemerintah Kota Makassar , untuk menekan penyebaran COVID-19 saat ini.
Selain pembatasan pergerakan antar wilayah, Pemkot Makassar juga berencana melakukan random rapid test kepada warga yang masih membandel tidak menggunakan masker di tempat-tempat umum.
Hal ini dismapaikan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat bertemu dengan Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Makassar, Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas di Markas Komando Lantamal VI Makassar, di Jalan Yos Sudarso, Kamis (9/7/2020).
Baca Juga: Mendagri Apresiasi Strategi Pemprov dan Pemkot Makassar Lawan COVID-19
“Menyelesaikan COVID-19 ini harus diprioritaskan pada hulunya. Sebanyak apapun rumah sakit disiapkan tidak akan selesai jika hulunya tidak diperhatikan. Makanya itu kita massifkan edukasi, preventif dan pengawasan. Kita tidak bisa salahkan masyarakat hanya karena kurang edukasi," kanya.
"Makanya kita ingin tegas supaya tercipta kesadaran. Warga Makassar memiliki karakter yang gigih jika memperjuangkan sesuatu. Jika ini dikelola dengan edukasi yang baik, maka secara otomatis akan tercipta kedisiplinan yang kuat yang bermuara pada perubahan kebiasaan, dan akhirnya menjadi budaya sehari-hari” ujar Rudy.
Selain pembatasan pergerakan antar wilayah, Pemkot Makassar juga berencana melakukan random rapid test kepada warga yang masih membandel tidak menggunakan masker di tempat-tempat umum.
Hal ini dismapaikan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat bertemu dengan Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Makassar, Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas di Markas Komando Lantamal VI Makassar, di Jalan Yos Sudarso, Kamis (9/7/2020).
Baca Juga: Mendagri Apresiasi Strategi Pemprov dan Pemkot Makassar Lawan COVID-19
“Menyelesaikan COVID-19 ini harus diprioritaskan pada hulunya. Sebanyak apapun rumah sakit disiapkan tidak akan selesai jika hulunya tidak diperhatikan. Makanya itu kita massifkan edukasi, preventif dan pengawasan. Kita tidak bisa salahkan masyarakat hanya karena kurang edukasi," kanya.
"Makanya kita ingin tegas supaya tercipta kesadaran. Warga Makassar memiliki karakter yang gigih jika memperjuangkan sesuatu. Jika ini dikelola dengan edukasi yang baik, maka secara otomatis akan tercipta kedisiplinan yang kuat yang bermuara pada perubahan kebiasaan, dan akhirnya menjadi budaya sehari-hari” ujar Rudy.
Lihat Juga :