1.287 Peserta UTBK di Surabaya Negatif COVID-19
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:55 WIB
loading...
Peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sudah selesai menjalani semjua tahapan rapid test serta swab bagi mereka yang reaktif. (Foto/SINDOnews/Dok)
A
A
A
SURABAYA - Sebanyak 1.287 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah menyelesaikan rapid test.
Dari jumlah itu, 56 peserta sempat reaktif dan dilakukan tes swab. Dari semua tahapan itu, seluruh peserta dinyatakan negatif COVID-19. (BACA JUGA: Tertular Orang Tua, 2 Bocah di Blitar Positif COVID-19)
Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Febria Rachmanita menuturkan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota (Dinkes) Surabaya, angka kumulatif calon mahasiswa yang melakukan rapid test gratis di 63 Puskemas mencapai 1.287 orang.
“Kemarin hari terakhir. Untuk kemarin ada sekitar 206 orang calon mahasiswa. Reaktifnya ada empat orang,” kata Feny, panggilan akrabnya, ketika ditemui di Balai Kota Surabaya, Kamis (9/7/2020).
Ia melanjutkan, dari jumlah 1.287 orang tersebut, total hasil rapid test reaktif sebanyak 56 calon mahasiswa. Bagi yang calon mahasiswa yang dinyatakan reaktif, mereka langsung dilakukan swab pada saat itu juga sembari isolasi di hotel untuk menunggu hasilnya keluar.
Dari jumlah itu, 56 peserta sempat reaktif dan dilakukan tes swab. Dari semua tahapan itu, seluruh peserta dinyatakan negatif COVID-19. (BACA JUGA: Tertular Orang Tua, 2 Bocah di Blitar Positif COVID-19)
Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Febria Rachmanita menuturkan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota (Dinkes) Surabaya, angka kumulatif calon mahasiswa yang melakukan rapid test gratis di 63 Puskemas mencapai 1.287 orang.
“Kemarin hari terakhir. Untuk kemarin ada sekitar 206 orang calon mahasiswa. Reaktifnya ada empat orang,” kata Feny, panggilan akrabnya, ketika ditemui di Balai Kota Surabaya, Kamis (9/7/2020).
Ia melanjutkan, dari jumlah 1.287 orang tersebut, total hasil rapid test reaktif sebanyak 56 calon mahasiswa. Bagi yang calon mahasiswa yang dinyatakan reaktif, mereka langsung dilakukan swab pada saat itu juga sembari isolasi di hotel untuk menunggu hasilnya keluar.
Lihat Juga :