Keseruan Pentas Kuda Lumping di Kaki Gunung Ungaran, Tak Beringsut Meski Diguyur Hujan Deras

Senin, 28 November 2022 - 03:11 WIB
loading...
Keseruan Pentas Kuda...
Pentas kuda lumping berlangsung seru di bawah guyuran air hujan di kaki Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Foto/MPI/Taufik Budi
A A A
SEMARANG - Hujan deras mengguyur kaki Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (27/11/2022). Derasnya air yang jatuh dari langit, tak membuat ratusan orang beringsut dari lapangan tempat digelarnya pentas kuda lumping.

Baca juga: Ganjar Dapat Dukungan dari Seniman Kuda Lumping dan Nelayan

Tarian tradisional itu, semakin seru dan menghadirkan daya magis tersendiri di tengah hujan yang mengguyur deras. Ratusan orang terus berdatangan, menikmati alunan gamelan yang bertalu-talu, berpadu dengan gerak tegas para penari kuda lumping.



Warga memadati lokasi acara pentas kuda lumping di lapangan Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Minggu (27/11/2022). Mereka datang sembari membawa payung karena hujan tak kunjung berhenti.

Baca juga: Pasar Kesamben Blitar Terbakar Hebat, Ratusan Lapak Pedagang Ludes

Warga segera membentuk lingkaran, mengelilingi karpet merah yang ditata untuk permainan kuda lumping. Semua basah, bahkan muncul beberapa genangan berlumpur di sekitar lapangan tempat pertunjukan.

Usai membaca mantra-mantra, sang pawang yang duduk di tengah belasan kuda lumping terlihat menengadahkan tangan. Tatapannya tajam ke arah langit. Mendung hitam masih menggantung menutup langit biru.

Rekannya yang juga mengenakan pakaian hitam, mengambil cambuk besar untuk disabetkan ke tanah hingga menimbulkan suara layaknya petir. Tidak hanya sekali, pecut dengan gagang warna-warni itu dilecutkan ke empat arah mata angin.

Keseruan Pentas Kuda Lumping di Kaki Gunung Ungaran, Tak Beringsut Meski Diguyur Hujan Deras


Segenggam bunga setaman dilempar ke udara. Suara gamelan makin riuh. Beberapa penari masuk ke arena, dan masing-masing membawa kuda lumping dari anyaman bambu. Mereka mengenakan pakaian adat dengan riasan di wajah.

Tarian keprajuritan dibawakan dengan apik. Bahkan dua anak kecil yang berada di antara barisan penari, juga tak kalah energik dibanding penari remaja lainnya. Para penonton yang berlindung di bawah payung tak mau ketinggalan momen, dengan merekam video melalui kamera ponsel.

"Kami dari grup Kuda Lumping Sediyo Rukun, asal Dusun Kemloko, Desa Bergas Kidul. Jadi kami asli dari sini. Ada juga juga grup lain nanti ikut main," ujar seorang penabuh gamelan.

Baca juga: Helikopter Polri Hilang Kontak di Perairan Bangka Belitung, Nelayan Temukan Kursi

Terdapat tiga grup kuda lumping asal desa-desa di Kabupaten Semarang ,yang dihadirkan untuk menghibur warga. Secara bergiliran mereka tampil dengan kostum dan tarian berbeda.

Hingga tiba giliran para penari kesurupan. Mata mereka membeliak dengan pandangan kosong. Gerakan tari tak lagi teratur. Bahkan sebagian berlarian dan bergulingan hingga menabrak penonton. Bukannya lari, penonton yang didominasi emak-emak kian riuh.

Lensa kamera video semakin diarahkan mendekat untuk menangkap ekspresi penari. Apalagi, ketika penari meminta bunga untuk dimakan. Beberapa pawang masuk ke arena untuk menyabetkan cambuk ke tubuh penari. Tak terlihat kesakitan, justru penari itu asyik makan bunga dengan gerakan tubuh lenggak-lenggok.

Keseruan Pentas Kuda Lumping di Kaki Gunung Ungaran, Tak Beringsut Meski Diguyur Hujan Deras


Sejumlah penonton mendadak kejang turut kesurupan. Mereka menjerit lari masuk ke arena bersama para penari. Karpet basah yang berlumuran lumpur menjadi alas mereka berguling-guling. Untuk mencegah menghantam penonton, pria-pria disiagakan untuk menjaga penari tetap berada di arena.

Ketua Panitia, Ervin Evendi mengatakan, kegiatan itu untuk melestarikan budaya kuda lumping agar tak punah. Menurutnya, negara yang kuat harus tetap menjunjung kebudayaan sebagai identitas bangsa. "Acara ini untuk menguri-uri budaya Jawa Tengah, untuk menjaga jati diri kita sebagai warga Jawa Tengah," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pintu Masuk Belajar,...
Pintu Masuk Belajar, Orang Tua Harus Tahu Apa Itu Sensori Anak
Wabup Semarang: Gebyar...
Wabup Semarang: Gebyar Lomba PAI untuk Cetak Generasi Bangsa yang Hebat
Warga Keluhkan Pajak...
Warga Keluhkan Pajak Naik 400 Persen, Pemkab Semarang Akhirnya Batalkan Kenaikan PBB-P2
Kejuaraan Bola Voli...
Kejuaraan Bola Voli KU 2012 Kabupaten Semarang, Pencarian Talenta Usia Dini
TK Roudlotul Abidin...
TK Roudlotul Abidin Blanten Juara I Moderasi Kabupaten Semarang
Bersama Istri Nyoblos...
Bersama Istri Nyoblos di TPS Lempongsari, Andika Perkasa Akui Start Sangat Tertinggal
Jadwal Buka Puasa dan...
Jadwal Buka Puasa dan Imsakiyah Semarang Sekitarnya Ramadan 2025/1446 H Selama 30 Hari
Mahasiswa Seni Indonesia...
Mahasiswa Seni Indonesia dan Belanda Kolaborasi Art in Motion
Seniman Kuda Kencak...
Seniman Kuda Kencak Meninggal saat Atraksi di Lumajang
Rekomendasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved