Retas Akun Medsos PMI, Buruh Bangunan Raup Rp7,6 Juta dari Keluarga Korban di Bali

Sabtu, 26 November 2022 - 11:34 WIB
loading...
Retas Akun Medsos PMI,...
Yande Widiastika, warga Kabupaten Klungkung seorang PMI menjadi korban peretasan media sosial. KEM (29) pelaku peretasan berhasil menipu keluarga korban di Bali hingga mencapai Rp7,6 juta. Foto Chusna/SINDOnews
A A A
KLUNGKUNG - Yande Widiastika, warga Kabupaten Klungkung seorang pekerja migran Indonesia (PMI) menjadi korban peretasan media sosial. KEM (29) pelaku peretasan berhasil menipu keluarga korban di Bali hingga mencapai Rp7,6 juta.



Saat pelaku beraksi, keluarganya di Bali tanpa curiga sedikit pun. Keluarga Yandem di Bali mengirimkan uang jutaan rupiah sesuai pesanan pelaku. Baca juga: Soal Peretasan, Demokrat Sebut Kondisi Demokrasi Indonesia Makin Memburuk

Kapolres Klungkung AKBP I Nengah Sadiarta mengatakan, kasus peretasan ini dilaporkan oleh istri korban ke polisi setempat. KEM berhasil meretas Facebook korban dan mengganti passwordnya.

Dia juga menguasai akun Instagram korban yang tertaut dengan Facebook. Setelah itu KEM mengirim pesan kepada istri korban dan meminta dikirim uang sebesar Rp3 juta untuk mengurus visa.

Tanpa curiga, istri korban mentransfer uang sejumlah yang diminta. KEM juga mengirim pesan yang sama kepada keluarga korban. Dia kembali mendapat transfer uang sebesar Rp5,4 juta.

"Kerugian korban Rp7,6 juta," kata Kapolres Sadiarta, Jumat (25/11/2022). Baca juga: Hacker Bjorka Ngaku Jual 44 Juta Data Pengguna MyPertamina, Ini Respons Pertamina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Rekomendasi
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved