Gegara Bullying Berakibat Korban Koma di RS, Sekolah Akui Murid dan Guru Diperiksa Polres Malang

Jum'at, 25 November 2022 - 19:21 WIB
loading...
Gegara Bullying Berakibat...
Wakil Kepsek SDN Jenggolo I menyerahkan perkara dugaan perundungan di sekolahnya ke Polres Malang. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Sekolah menyerahkan perkara dugaan perundungan ke Polres Malang. Sebab sejauh ini tim dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) telah melakukan penanganan intensif terhadap korban, MW (7).

"Karena sudah ditangani polisi kita ikuti saja prosedur dari kepolisian," ucap Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SDN Jenggolo I Andik Sujatmiko saat ditemui MPI, Jumat (25/11/2022).

Baca juga: Siswa SD di Malang Koma Usai Jadi Korban Perundungan, Ini Kondisi Terakhir

Andik menjelaskan, sejauh ini ada beberapa pihak dari sekolah yang dimintai keterangan. Beberapa pihak itu baik dari siswa dan orang tuanya, hingga guru, termasuk wali kelas tempat korban mengeyam pendidikan.

"Banyak dari polisi minta tolong di panggilkan siswa kni kita panggilkan, sama orang tua kita panggilkan. (Kalau yang diperiksa guru) Ada wali kelasnya (juga)," ungkapnya.

Pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk penanganan korban dan terduga pelaku pasca kejadian. Bahkan perwakilan dinas pendidikan juga beberapa kali telah datang ke sekolah, tetapi ia tak bersedia menjelaskan detail mengenai apa saja yang disampaikan.

"Tanyanya ke sana, saya nggak berani jawab, beliau yang punya acara, intinya diikuti saja prosesnya, yang kooperatif," tuturnya.

Baca juga: Siswa SD Diduga jadi Korban Perundungan, Polres Malang Lakukan Penyelidikan

Di sisi lain Andik menegaskan sejauh ini pihaknya belum pernah mendapatkan laporan banyaknya korban mengenai dugaan pemalakan, termasuk bila ada surat pernyataan perjanjian damai yang diupayakan pihak sekolah.

Ia meminta menunjukkan bila memang ada surat pernyataan yang meminta penyelesaian damai dan tidak menghukum terduga pelaku perundungan sebelum-sebelumnya.



"(Surat pernyataan) itu kapan, suratnya bagaimana, kita nggak pernah tahu, karena setiap ada anak yang kita anggap lebih aktif dari yang lain kita langsung manggil orang tua untuk sosialisasi. Bahwa anak kamu ini rodok (agak, red) aktif, ayo dibenakno (diperbaiki) bareng-bareng cuma seperti itu," jelasnya.

Ia juga meminta untuk memberi tahu siapa-siapa terduga pelakunya, sebab diklaim pihak sekolah belum mengetahui terduga pelaku yang merundung hingga MW koma selama dua hari.

"Yang mengaku siapa saya nggak tahu, njenengan (anda) nanya yang dari situ. Kita nggak tahu kejadiannya itu, di luar sekolah, nggak ada laporan dari siswa," tukasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Rekomendasi
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved