alexa snippet

Polisi Sita 5.000 Liter Solar Ilegal

Polisi Sita 5.000 Liter Solar Ilegal
Polisi kembali berhasil menyita 5.000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal di kawasan Desa Grebegan, Bojonegoro, Rabu (7/1/2015). Barang bukti solar ilegal yang disita. (M Roqib/Koran SINDO)
A+ A-
BOJONEGORO - Polisi kembali berhasil menyita 5.000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga ilegal di kawasan Desa Grebegan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (7/1/2015).

Selain mengamankan solar ilegal, polisi juga menangkap lima orang yang diduga sebagai pelaku.

Menurut Kapolres Bojonegoro, AKBP Ady Wibowo, penggerebekan itu berawal dari laporan warga sekitar.

Dalam penggerebekan tersebut petugas berhasil mengamankan 5.000 liter BBM ilegal yang dimuat dalam truk tangki dengan Nopol B 9367 OFU.

Selain itu, petugas menyita dua sepeda motor merk Suzuki Titan, 14 jeriken, 1 buah drum, 1 buah mesin diesel, 1 selang sepanjang 5 meter dan 3 buah handphone juga berhasil diamankan petugas. Dari 14 jeriken tersebut 3 di antaranya berisi BBM yang diduga berjenis solar oplosan.

"Selain beberapa barang bukti, lima orang juga turut kita amankan," kata Ady Wibowo saat di Mapolres Bojonegoro.

Lima orang yang diamankan itu antara lain, SF (33) warga asal Desa Penganten, Kecamantan Gondang, Kabupaten Bojonegoro yang diketahui sebagai sopir mobil truk tangki.

Dua orang sebagai pengangkut rengkek KS (31) dan SN (32) keduanya diketahui asal Desa Talok, Kecamatan Kalitidu.

Sementara LM (40) dan BS (33) diketahui sebagai mandor, keduanya merupakan warga Desa Grebekan, Kalitidu.

"Mereka (lima orang yang diamankan) statusnya masih dalam pemeriksaan sebagai saksi. Mereka belum bisa kita tetapkan sebagai tersangka, masih akan kita kembangkan terus," timpalnya.

Menurut Kapolres, lima orang diamankan itu mengaku jika BBM yang ditimbun di lokasi kejadian merupakan minyak tradisional dari kawasan Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.

Mereka mengambil dari Woncolo menggunakan jeriken yang dimuat menggunakan rengkek sepeda motor.

"Diduga minyak mentah dari Wonocolo tersebut akan dicampur dengan solar murni dari SPBU kemudian dijual lagi," pungkasnya.



(sms)
loading gif
Top