Cegah COVID-19, Peneliti UGM Kembangkan Alat Tambahan Pemutar Gagang Pintu
Rabu, 08 Juli 2020 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: 300 Karyawan Perusahaan di Semarang Terkonfirmasi Positif Corona )
“Kemungkinan lengan, siku lengan dan telapak kaki menyentuh organ tubuh lain dari pemiliknya atau menyentuh organ tubuh orang lain sangat kecil. Sehingga alat tambahan ini akan menghindari terjadinya penyebaran bakteri, virus dan racun,” kata Suyitno, Rabu (8/7/2020).
Suyitno menjelaskan alat yang dikembangkan ini terdiri dari empat jenis, yaitu pendorong dan penarik pintu dengan lengan dan siku lengan, pendorong dan penarik pintu dengan telapak kaki, pemutar gagang pintu dengan lengan dan siku lengan serta pemutar gagang pintu dengan telapak kaki.
“Pemutar gagang pintu dengan lengan dan siku lengan telah didaftarkan paten dengan nomer pendaftaran P00202004526. Sedangkan pemutar gagang pintu dengan telapak kaki juga sudah terdaftar paten dengan nomer pendaftaran P00202004528,” paparnya.
Alat ini sudah diproduksi dengan bahan paduan aluminium. Paduan aluminium dipilih karena Covid-19 mampu bertahan hidup paling pendek pada permukaan aluminium dibanding pada material lain. Fakta ini diungkap dalam kajian yang dilakukan oleh Kampf dan kawan-kawan pada tahun 2020 dan dipublikasikan dalam Journal of Hospital Infection, yang diterbitkan oleh Elsevier.
“Kemungkinan lengan, siku lengan dan telapak kaki menyentuh organ tubuh lain dari pemiliknya atau menyentuh organ tubuh orang lain sangat kecil. Sehingga alat tambahan ini akan menghindari terjadinya penyebaran bakteri, virus dan racun,” kata Suyitno, Rabu (8/7/2020).
Suyitno menjelaskan alat yang dikembangkan ini terdiri dari empat jenis, yaitu pendorong dan penarik pintu dengan lengan dan siku lengan, pendorong dan penarik pintu dengan telapak kaki, pemutar gagang pintu dengan lengan dan siku lengan serta pemutar gagang pintu dengan telapak kaki.
“Pemutar gagang pintu dengan lengan dan siku lengan telah didaftarkan paten dengan nomer pendaftaran P00202004526. Sedangkan pemutar gagang pintu dengan telapak kaki juga sudah terdaftar paten dengan nomer pendaftaran P00202004528,” paparnya.
Alat ini sudah diproduksi dengan bahan paduan aluminium. Paduan aluminium dipilih karena Covid-19 mampu bertahan hidup paling pendek pada permukaan aluminium dibanding pada material lain. Fakta ini diungkap dalam kajian yang dilakukan oleh Kampf dan kawan-kawan pada tahun 2020 dan dipublikasikan dalam Journal of Hospital Infection, yang diterbitkan oleh Elsevier.
(msd)
Lihat Juga :