alexametrics

Pandemi COVID-19, Harga Daging Ayam di Kendal Melonjak

loading...
Pandemi COVID-19, Harga Daging Ayam di Kendal Melonjak
Harga daging ayam di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, melonjak tajam. Foto/iNews TV/Eddie Prayitno
A+ A-
KENDAL - Harga daging ayam di pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mengalami lonjakan sebagai dampak pandemi COVID-19. Lonjakan harga sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.

(Baca juga: Tolak TKA China, Kantor Imigrasi Kendari Dilempari Kotoran Sapi)

Kenaikan harga daging ayam potong di pasar-pasar tradisional diduga dipicu oleh berkurangnya pasokan daging ayam, dan sepinya pembeli akibat pembeli masih enggan ke pasar karena takut pandemi COVID-19.

Adanya dampak pandemi COVID-19 terhadap harga daging ayam potong tersebut, diakui oleh pedagang daging ayam potong di Pasar Kota Kendal, Kuati. "Kenaikan harganya bisa Rp8 ribu-10 ribu/Kg," ungkapnya.



(Baca juga: Kasus COVID-19 di Jatim Tak Kunjung Turun, Ini Usulan Kapolda)

Diakuinya, selama masa pandemi COVID-19 jumlah penjualan menurun drastis. Bila biasanya bisa mencapai 40-50 ekor/hari, sekarang hanya sekitar 15-20 ekor/hari. Pasokan ayam pedaging juga sangat terbatas.



Saat ini dia menjual daging ayam seharga Rp40 ribu/Kg. Pada kondisi sebelum pandemi COVID-19, harganya berkisar Rp32 ribu-35 ribu/Kg. "Harga ayam kampung bisa mencapai Rp70 ribu/Kg, biasanya hanya Rp65 ribu," terang Kuati.

(Baca juga: 1 Meninggal Positif COVID-19, 1 Kampung di Blitar Diisolasi)
(eyt)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak