Angkasa Pura I Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Pemenang Seleksi Mitra Pengelola Kargo dan Pos di Dua Bandara
Selasa, 01 November 2022 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
PT JAS selaku pemenang seleksi tender Cargo Terminal Operator akan mengimplementasikan Cargo Terminal Digitalization melalui Sistem Kargo Terintegrasi atau Cargo Integrated System yang akan membantu mensimplifikasi proses bisnis, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi pembayaran yang terintegrasi dengan seluruh stakeholder dalam ekosistem kargo dan logistik. Selain itu, Cargo Integrated System ini juga akan terintegrasi dengan HS-Code INSW dan National Logistics Ecosystem (NLE).
Terminal Kargo Internasional Bandara Juanda Surabaya yang memiliki luas area sebesar 3.249,91 m2 akan mulai dikelola oleh PT JAS per tanggal 1 Desember 2022. Sedangkan untuk Terminal Kargo Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki luas area sebesar 3.000 m2, serta akan mulai dikelola PT JAS per 1 Januari 2023.
“Kerja sama ini menjadi sangat penting, karena Bali dan Surabaya yang menjadi objek kerja sama merupakan salah satu bandara terbesar Angkasa Pura I. Kedua bandara memegang peranan yang cukup signifikan untuk mengembalikan kinerja bisnis Perusahaan,” ujar Faik Fahmi melanjutkan.
Sedangkan Direktur Utama PT JAS Adji Gunawan menegaskan komitmennya sebagai Cargo Terminal Operator di dua bandara Angkasa Pura I tersebut. “Sebagai salah satu perusahaan ground handlingnasional, PT JAS akan memberikan full commitmentterhadap strategi operasional dan juga penerapan teknologi fasilitas pendukung agar tercipta cargo environment yang lebih sustainable baik di Denpasar maupun di Surabaya. Saya juga berharap kerja sama yang akan berlangsung ke depannya dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan kargo internasional di Indonesia,” ujar Adji Gunawan.
Sebagai informasi, pada periode Januari hingga September 2022, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat telah melayani total trafik kargo sebesar 25.824 ton dengan rincian 8.601 ton kargo internasional dan 17.223 ton kargo domestik. Sedangkan pada periode yang sama, Bandara Juanda Surabaya telah melayani total trafik kargo sebesar 51.451 ton dengan rincian 7.639 ton kargo internasional dan 43.811 ton kargo domestik.
Terminal Kargo Internasional Bandara Juanda Surabaya yang memiliki luas area sebesar 3.249,91 m2 akan mulai dikelola oleh PT JAS per tanggal 1 Desember 2022. Sedangkan untuk Terminal Kargo Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki luas area sebesar 3.000 m2, serta akan mulai dikelola PT JAS per 1 Januari 2023.
“Kerja sama ini menjadi sangat penting, karena Bali dan Surabaya yang menjadi objek kerja sama merupakan salah satu bandara terbesar Angkasa Pura I. Kedua bandara memegang peranan yang cukup signifikan untuk mengembalikan kinerja bisnis Perusahaan,” ujar Faik Fahmi melanjutkan.
Sedangkan Direktur Utama PT JAS Adji Gunawan menegaskan komitmennya sebagai Cargo Terminal Operator di dua bandara Angkasa Pura I tersebut. “Sebagai salah satu perusahaan ground handlingnasional, PT JAS akan memberikan full commitmentterhadap strategi operasional dan juga penerapan teknologi fasilitas pendukung agar tercipta cargo environment yang lebih sustainable baik di Denpasar maupun di Surabaya. Saya juga berharap kerja sama yang akan berlangsung ke depannya dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan kargo internasional di Indonesia,” ujar Adji Gunawan.
Sebagai informasi, pada periode Januari hingga September 2022, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat telah melayani total trafik kargo sebesar 25.824 ton dengan rincian 8.601 ton kargo internasional dan 17.223 ton kargo domestik. Sedangkan pada periode yang sama, Bandara Juanda Surabaya telah melayani total trafik kargo sebesar 51.451 ton dengan rincian 7.639 ton kargo internasional dan 43.811 ton kargo domestik.
(srf)
Lihat Juga :